BANYAK cara untuk mengenalkan Indonesia ke dunia. Meskipun tinggal jauh di negeri orang, kita bisa tetap membuat Tanah Air semakin dikenal.
Seperti yang dilakukan oleh seorang dokter cantik asal Indonesia, dr. Josephine Julian kini telah memiliki empat klinik kesehatan di New York, Amerika Serikat. Meskipun telah puluhan tahun tinggal dan berkarir di New York, dia selalu tidak lupa di mana dirinya berasal.
Belakangan, dia bahkan punya misi khusus untuk lebih mengenalkan Indonesia di mata dunia. Bukan hanya dari dunia medis, namun juga lewat sebuah karya film.
“Jadi salah satu program saya itu sebenarnya untuk memperkenalkan Indonesia, selain di bidang medis ya. Saya juga ingin memperkenalkan Indonesia ke dunia,” ujar dr.Josephine, saat diwawancara MNC Portal, di Gedung iNews, Jakarta, baru-baru ini.
Usut punya usut, hal itu bermula karena banyak pasiennya yang berasal dari berbagai negara penasaran dengan asal negara dr.Josephine. Meski telah menyebut dari Indonesia, ternyata banyak orang-orang Amerika maupun dari berbagai negara lain yang masih cukup asing dengan Indonesia.
“Asal mulanya begini, jadi setiap kali pasien datang ke klinik selalu bertanya saya dari mana. Dan kadang-kadang mereka selalu menebak. Apa dokter orang Filiphina, atau dari Thailand, atau dari South America,” tutur dr. Josephine.

“Dan saya tuh selalu bilang oh saya dari Indonesia. Dan setiap kali saya berkata dari Indonesia selalu ada jeda. Sepertinya pasiennya lagi memikirkan, Indonesia tuh di mana gitu ya,” tuturnya.
Hal itulah yang menginspirasi dr.Josephine untuk membuat film yang bisa mengingatkan dunia terhadap Indonesia. Layaknya film KingKong yang mengingatkan orang pada Manhattan, New York, hingga film Godzilla yang mengingatkan orang terhadap negara Jepang.
“Nah, salah satu cara memperkenalkan Indonesia ke dunia itu yaitu dengan movie. Jadi kemudian saya tuh suka nonton film yang kaya action, dan juga King Kong,” tuturnya.
“Jadi King Kong itu selalu mengingatkan saya kepada New York City, Empire Stage. Dan juga nonton Godzilla. Godzilla itu kalau saya tonton, saya jadi teringat Jepang,” katanya.
Dokter Josephine lantas langsung teringat dengan Komodo, binatang langka yang jumlahnya cukup banyak di Indonesia, khususnya di Pulau Komodo.
Dia lantas menjadikan Komodo sebagai karakter utama di film bergenre Sci-Fi layaknya King Kong dan Godzilla, yang rencananya akan segera diproduksinya tahun ini
“Jadi saya pikir, apakah ada binatang di Indonesia yang bisa membuat orang ingat Indonesia. Terus ternyata ada binatang langka yang jumlahnya cukup banyak di Indonesia ya. Jadi yaitu eksotik animal yakni Komodo,” tuturnya.
"Jadi kitapun punya Komodo Island ya. Jadi saya berpikir untuk oh mungkin sebaiknya saya membuat film tentang Komodo. Dan Komodo itu menjadi besar seperti Godzilla gitu, jadi kaya King Kong,” katanya.
Rencananya, film tentang King Komodo ini akan mengambil beberapa set lokasi ikonik di Indonesia, mulai dari Jakarta, hingga di Candi Borobudur dan Candi Prambanan agar bisa lebih mengenalkan dan mengingatkan orang terhadap keindahan Indonesia.
“Jadi ini ceritanya King Komodo. Dan dia nanti akan di Jakarta, di Borobudur, Prambanan, jadi setiap kali kita mengatakan Indonesia, oh orang jadi langsung ingat Komodo atau kalau kita mention Komodo orang inget Indonesia,” ujarnya.
Dokter Josephine menyebut, sejauh ini naskah film tersebut telah rampung dibuat. Dia kini tengah merekrut beberapa tim hingga pemain dari Indonesia dan juga Amerika untuk terlibat memerankan film tersebut.
“Jadi kemudian karena saya berkeinginan seperti itu, saya kemudian hire writer untuk menulis naskah movie ini. Jadi So far scriptnya sudah jadi. Kami sekarang sedang mencari partner untuk membuat produksinya,” kata dr. Josephine.
“Pemainnya itu combine antara Amerika dan Indonesia. Dan shootingnya combine antara di Amerika dan Indonesia juga. Rencananya (shooting) kalau bisa mulai tahun ini. Karena script-nya sudah jadi selagi pandemi itu scriptnya sudah jadi,” tuturnya.
Dia berharap film yang diproduseri langsung ini bisa rampung bahkan bisa tayang di Netflix, hingga Amazon Prime di akhir 2025.
“Rencana kita untuk masuk di Netflix, Amazon Prime. Salah satu produsernya saya. Karena saya yang sudah mensponsori scriptnya. Biasanya kalau movie-movie seperti ini butuh waktu ya. Mungkin antara 1-1,5 tahun. Harapannya mungkin tayang akhir tahun 2025,” tuturnya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.