Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

8 Fakta Menarik Masjid Al-Aqsa, Saksi Perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad

Narissa Nurulita Pamuji , Jurnalis-Rabu, 07 Februari 2024 |13:00 WIB
8 Fakta Menarik Masjid Al-Aqsa, Saksi Perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad
Masjid Al-Aqsa di Palestina (Foto: Pexels/Yasir Gurbuz)
A
A
A

MASJID Al-Aqsa, sebuah tempat ibadah yang memiliki daya tarik yang luar biasa di Kota Yerusalem, Palestina, terletak di dalam kompleks seluas 35 hektare.

Masjid Al-Aqsa juga diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO, yakni Badan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Namun, tempat suci ini telah menjadi pusat perhatian dunia setelah pasukan zionis Israel mendudukinya dan menjadikan umat muslim di sana tidak pernah tenang dalam beribadah, karena selalu dalam bayang-bayang teror penindasan.

Masjid Al-Aqsa merupakan kiblat pertama umat Islam yang juga saksi bisu perjalanan Isra Miraj baginda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam saat naik menghadap Allah ke sidratul muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu.

Berikut delapan fakta menarik tentang Masjid Al-Aqsa yang merupakan tempat suci ketiga kaum muslimin sedunia itu, sebagaimana dikutip dari laman muslimhands.org.uk.

1. Tidak hanya satu masjid

Ada beberapa masjid di wilayah yang kita kenal sebagai Masjid Al-Aqsa, bukan hanya satu. Sering kali kita mengira bahwa Masjid Al-Aqsa hanya merujuk pada bangunan di sudut selatan kompleks.

Masjid Al-Aqsa

(Foto: Pexels/Haley Black)

Namun, yang sebenarnya adalah Masjid Qibali, yang letaknya paling dekat dengan kiblat, dan keseluruhan kompleks dikenal sebagai Masjid Al-Aqsa atau Al-Haram Asy-Syarif.

2. Saksi perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad

Masjid Al-Aqsa pernah menjadi persinggahan Rasulullah dalam perjalanannya dari Masjidil Haram di Kota Makkah. Peristiwa ini juga diabadikan dalam Alquran, di mana Nabi Muhammad kemudian menembus langit hingga lapis ketujuh menaiki buraq dengan pengawalan Malaikat Jibril alaihissalam.

3. Kubah batu asli terlihat berbeda

Ikonik dalam kompleks, sebenarnya telah mengalami perubahan signifikan sepanjang sejarahnya. Awalnya dibangun dari kayu dengan penutup kuningan, timah, atau keramik oleh penguasa Umayyah, Abdul Malik bin Marwan. Hingga akhirnya direnovasi dengan tambahan lapisan emas selama masa pemerintahan Ottoman, khususnya Sulaiman yang Agung.

4. Tempat pemakaman

Selain sebagai tempat ibadah, Komplek Masjid Al-Aqsa juga digunakan sebagai tempat pemakaman, meski tidak ada catatan pasti tentang siapa yang dimakamkan di sana. Namun, banyak nabi dan sahabat

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam diyakini dimakamkan di tanah Al-Haram Asy-Syarif tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement