Selain itu, Tan mengatakan, mencampurkan MPASI ke dalam blender membuat tekstur MPASI terlalu encer. Sehingga, tidak cocok untuk bayi yang lebih menyukai makanan lembut, kental, dan hambar.
Dia pun menyarankan para ibu yang mencampurkan MPASI dengan metode suara dan suntikan dalam buku Pedoman Kesehatan Ibu Anak (KIA) yang dibagikan pemerintah. "Kenapa ulek saring? Kenapa di buku KIA ditulisnya ulek saring? Karena begitu kalian ulek saring, maka serat yang tidak larut, itu akan tertinggal di atas saringan," ujarnya.
Menurut Tan, serat tidak larut penting dikonsumsi bayi untuk menjaga kelancaran buang air besar dan mencegah sembelit. “Iya kalau pakai mesin butuh serat larut, serat tidak larut, dan anak akan menelannya. Padahal serat tidak larut itu penting sekali,” imbuhnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.