CARA mengatasi rep-repan menurut medis wajib untuk diketahui agar dapat tidur dengan nyaman. Istilah rep-repan atau ketindihan disebut juga sebagai sleep paralysis. Terkadang seseorang mengalami gangguan tidur yang disebabkan mimpi buruk dan ketidakmampuan menggerakan tubuh.
Dilansir dari laman Sleep Doctors, Selasa (23/1/2024), menurut Psikolog Klinis dan Diplomat American Board of Sleep Medicine, Dr. Michael Breus meninjau sekitar 75 persen rep-repan terjadi karena halusinasi di dalam mimpi.
Umumnya, bayang-bayang tersebut melibatkan adanya suara, perasaan, atau kehadiran orang lain di kamar tidur. Rep-repan kerap berlangsung saat memasuki tahap tidur REM (Rapid Eye Movement).
Para ahli meyakini bahwa fase tersebut dialami ketika detak jantung, pernapasan, dan gerakan mata meningkat secara cepat selama beberapa menit. Maka dari itu, individu dapat merasa sepenuhnya sadar, meskipun mereka masih dalam keadaan tidur.

Lantas, bagaimana solusi mencegah ketindihan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik? Berikut ini Okezone merangkum cara mengatasi rep-repan menurut medis sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber. Yuk disimak!
1. Kurangi kafein
Dalam meningkatkan kualitas tidur yang baik, pertama-tama perhatikan konsumsi minuman kopi pada siang hari. Terkadang terlalu banyak kafein bisa menyebabkan Anda kesulitan tidur. Oleh karena itu, sebaiknya mengurangi asupan kafein, termasuk pada malam hari guna menghindari dampak negatif terhadap kualitas tidur Anda.
2. Makan malam lebih awal
Perhatikan juga pola makan, apabila merasa lapar disarankan untuk makan malam setidaknya satu jam sebelum tidur atau pilih camilan ringan sebagai alternatif. Hal itu berguna untuk menghindari potensi gangguan tidur.
3. Bersantai sebelum tidur
Luangkan waktu untuk bersantai sejenak, seperti melakukan meditasi, membaca buku, mendengarkan musik, ataupun mandi air panas. Lakukan sesuatu agar membantu meredakan stres sehingga tubuh dapat rileks sebelum tidur.
4. Ciptakan ruang yang nyaman
Anda bisa mematikan lampu tidur untuk menciptakan keadaan gelap yang nyaman dan menenangkan. Adapun memastikan kualitas tidur yang optimal dengan menghindari perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur, seperti menonton televisi, menggunakan ponsel, atau tablet.
5. Tetapkan jadwal tidur
Individu yang kurang mendapatkan waktu istirahat cenderung mengalami kelumpuhan tidur atau rep-repan. Maka dari itu, disarankan untuk tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam.
Selain itu, penting menjaga waktu tidur dan bangun secara konsisten. Jika Anda mulai terbiasa terhadap rutinitas tersebut, maka tubuh dapat beradaptasi dengan pola tidur teratur.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.