PASIEN kanker payudara memiliki risiko untuk kambuh kembali. Salah satu faktornya adalah tidak tuntasnya pengobatan, atau karena jenis kanker yang diderita.
Meski risiko itu ada, sejatinya kekambuhan kanker bisa dicegah. Bagaimana caranya? Simak artikel ini sampai selesai.
Konsultan Senior dan Ahli Onkologi Medis Parkway Cancer Centre dr Khoo Kei Siong menjelaskan, untuk mencegah risiko munculnya kekambuhan kanker, maka penting melakukan pengobatan yang menyeluruh. Pengobatan menyeluruh itu, katanya, mulai dari kemoterapi, radioterapi, hingga terapi targeted.
Bahkan, jika diperlukan pasien kanker melakukan operasi pengangkatan payudara atau mastektomi. Tak hanya melakukan pengobatan menyeluruh, pasien kanker juga disarankan melakukan pemeriksaan patologis.

"Pada kasus kanker payudara misalnya, pemeriksaan patologis itu diperlukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah sudah tidak ada lagi sel kanker di payudara dan kelenjar limfa, sehingga survival pasien akan meningkat," kata dr Khoo saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Sementara itu, bila masih ada sel kanker yang aktif pada pemeriksaan patologis, maka kejadian berulang terkena kanker akan lebih tinggi. Karena itu, pasien membutuhkan pengobatan yang lebih agresif dan menyeluruh.
Selain itu, pasien juga harus tetap rutin melakukan pemeriksaan berkala ke rumah sakit untuk melindungi diri dari kekambuhan kanker, termasuk melihat adanya gejala-gejala munculnya kanker kedua.
Gejala kemunculan kanker kedua
Dokter Khoo menerangkan bahwa ada beberapa gejala yang berkorelasi dengan kemunculan kanker kedua. Misalnya, rasa nyeri tulang yang terus menerus di tulang. Kalau ini terjadi, maka terdapat kemungkinan sel kanker menjalar ke tulang.