Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Potensi Pariwisata Menjanjikan, Sandiaga: IKN Punya Magnet Kuat bagi Investor

Syifa Fauziah , Jurnalis-Kamis, 11 Januari 2024 |08:25 WIB
Potensi Pariwisata Menjanjikan, Sandiaga: IKN Punya Magnet Kuat bagi Investor
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Kemenparekraf)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/KaBaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Indonesia termasuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi magnet yang tinggi bagi para investor untuk menanamkan modalnya di berbagai sektor, termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Fakta tersebut ia dapat berdasarkan hasil kunjungan kerjanya ke sejumlah negara di Timur Tengah pada 5-6 Januari 2024.

Kunjungan kerja tersebut salah satu tujuannya adalah memperkenalkan peluang investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia terutama di Badan Otorita Pariwisata, KEK Pariwisata, termasuk IKN (Ibu Kota Nusantara), serta proyek lainnya.

Infografis Destinasi Wisata Super Prioritas

“Minat berinvestasi di sana sangat tinggi. Saya melihat Indonesia masih menjadi magnet para investor karena kita punya ekonometrik yang baik, maupun juga dari sisi kemudahan-kemudahan yang dihadirkan oleh pemerintah,” ujar Sandi, mengutip laman Kemenparekraf.

Saat kunjungan kerja ke Timur Tengah, Menparekraf bertemu CEO Al Zarooni Emirates Investments LLC yang juga Chairman Citizens School Dubai, Dr. Adil Alzaaroni membahas upaya investasi pada sektor pendidikan; Chairman Ayana Holding, Abdulla Lahej terkait tren industri properti terkini; kemudian Director General Dubai Travellers Festival, Awad Bin Mohammad Bin Sheikh Mugrin terkait peluang kerja sama di sektor parekraf, teknologi komunikasi dan renewable energy.

Sandi juga melakukan pertemuan dengan Director Team of Sobha Realty, salah satu industri real estate terbesar di India dan UEA yang dimiliki oleh Billionaire Mr. P.N. Menon.

“Dari hasil kunjungan kerja tersebut di mana kita bertemu dengan para investor, dan salah satu investornya tertarik kepada IKN. Mereka menanamkan minat untuk berinvestasi di beberapa proyek real estate di Indonesia terutama di IKN,” katanya.

Rangkaian kunjungan kerja ini kata Sandi, diharapkan dapat meningkatkan nilai investasi di sektor parekraf tahun 2024. Di mana hingga semester I tahun 2023, nilai investasi di Indonesia tercatat mencapai Rp23,70 triliun atau 1.601,28 juta dolar AS.

Dari jumlah tersebut terdapat Penanaman Modal Asing sebesar 588,15 Juta dolar AS atau Rp8,7 triliun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar 1.013,13 Juta dolar AS atau Rp14,99 triliun.

Infografis Tips Traveling Hemat

“Iklim investasi ini yang harus kita dukung secara berkelanjutan agar investasi ini kondusif berkelanjutan, berkelas dunia dan berdaya saing serta mendorong pembangunan daerah hingga kesejahteraan. Kami juga menawarkan program Golden Visa dan beberapa Kawasan Ekonomi Khusus yang dibentuk untuk menampung minat investasi di sektor parekraf,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement