PENGGUNAAN Alpha Hydroxy Acid (AHA) dan Asam Beta Hidroksi (BHA) pada kebanyakan produk skincare seringkali digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit.
Dilansir dari laman STYLECRAZE, Senin (8/1/2024) yang telah ditinjau secara medis oleh Dermatologis, dr Manasi Shirolikar, MBBS, DDVL AHA dan BHA dapat membantu meningkatkan kondisi dan kekebalan kulit. Akan tetapi, Anda harus terlebih dahulu mengetahui fungsi dari AHA dan BHA itu sendiri.
AHA merupakan salah satu perawatan kulit dan dermatologis, yang sering digunakan untuk pengelupasan kulit dan masalah perawatan kulit terkait permasalahan lainnya. Pengelupasan yang terjadi biasanya disebabkan oleh produk berbasis AHA.
Namun, dibalik pengelupasan yang terjadi manfaat yang akan dirasakan seseorang saat menggunakan produk ini adalah mencerahkan kulit, mengatasi peradangan jerawat, dan mengurangi keriput. Meskipun sebetulnya ada banyak jenis AHA yang digunakan dalam produk perawatan kulit.
Untuk itu, penggunaannya harus disesuaikan dengan jenis kulit Anda. Jenis-jenisnya antara lain asam sitrat dari buah jeruk, asam glikolat dari tebu, asam malat dari buah-buahan, asam laktat dari laktosa atau karbohidrat, dan asam tartarat dari anggur.

Walaupun sebagian besar dari semua jenis memiliki manfaat yang serupa, tetapi beberapa jenis dari mereka menawarkan manfaat khusus yang dapat digunakan untuk mengobati kondisi kulit yang berbeda.
Efek sampingnya jika Anda memiliki ketidakcocokan dengan produk, mungkin Anda akan mendapatkan efek samping berupa iritasi kulit, sensasi terbakar, ketidaknyaman, dan kemerahan pada bagian kulit. Efek samping akan terasa jika Anda mengalami penggunaan secara berlebihan, dan dapat berangsur selama berbulan-bulan.
Lebih lanjut sebagai aturan praktis, ketika Anda merasakan ketidaknyamanan lebih baik agar diperiksakan kepada ahlinya. Biasanya Anda bisa menunggu reaksi tersebut hingga 12 jam kedepan untuk memastikan efek samping yang dapat dirasakan.
Lantas bagaimana dengan BHA?
BHA memiliki kemiripan dengan AHA, hanya saja BHA memiliki sifat antibakteri dan kemampuan untuk mengurangi komedo, termasuk komedo putih. Manfaatnya yang dirasakan ketika menggunakan produk ini yaitu dapat mengobati jerawat, pengelupasan secara dalam, dan mengobati infeksi jamur.
Sedangkan untuk jenis-jenis BHA, dia terbagi menjadi tiga macam yaitu asam salisilat, asam beta-hidroksibutirat, dan asam tretokanat. Dari semua jenis yang ada paling umum digunakan adalah asam salisilat. Karena biasanya sering ditemukan pada produk pembersih di pasaran.