TAMU hotel seringkali membawa pulang sampo. Mungkin karena aromanya unik, mereknya, produk tersebut dikemas dalam botol kecil yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Barang-barang itu ternyata sah dan boleh saja dibawa pulang oleh pengunjung hotel.
“Perlengkapan mandi, seperti sabun batangan, sampo, dan sandal sekali pakai, boleh dibawa,” kata Mehmet Erdem, profesor operasi dan teknologi hotel di Universitas Nevada, Las Vegas.
Jika Anda memasukkan satu atau dua botol ke dalam tas untuk dibawa pulang, Anda tidak sendirian. Sekitar 73 persen wisatawan Amerika mengaku membawa perlengkapan mandi hotel setelah mereka menginap.
"Ingatlah bahwa beberapa hotel bekerja sama dengan badan amal untuk menggunakan kembali barang-barang tersebut. Jadi, cari tahu apakah properti tempat Anda menginap berpartisipasi dalam program tersebut," ujar Erdem.

Melansir Travel and Leisure, menurut Erdem pada dasarnya segala sesuatu yang lain termasuk ke dalam daftar jangan diambil.
“Seperti handuk, seprai, dan sarung bantal, adalah beberapa hal yang dilarang. Selain itu, beberapa tamu salah berasumsi bahwa buku atau majalah dapat diambil, padahal seringkali tidak,” kata Erdem.
Erdem menambahkan, pengering rambut dan setrika uap termasuk di antara barang-barang yang diketahui dikemas secara tidak sengaja saat check-out.
Bukan hanya perlengkapan mandi atau linen hotel saja yang perlu dikhawatirkan hilang. Menurut Erdem, dia mendengar ada tamu yang melepas kepala pancuran dan ubin marmer Italia dari kamar sebelum keberangkatan.