Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak Lakukan Gerakan Tutup Mulut saat Traveling, Ini Hal yang Harus Dilakukan

Syifa Fauziah , Jurnalis-Kamis, 28 Desember 2023 |10:00 WIB
Anak Lakukan Gerakan Tutup Mulut saat Traveling, Ini Hal yang Harus Dilakukan
Cara mengatasi gerakan tutup mulut pada anak. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

MEMASUKI libur akhir tahun, banyak keluarga yang mengajak anak-anak mereka untuk menikmati liburan. Sejak jauh-jauh hari, mereka sudah memilih destinasi yang dituju hingga menyiapkan akomodasi selama liburan.

Bagi para orang tua yang mengajak balita liburan memang harus menyiapkan berbagai kebutuhannya. Terutama urusan makan, apalagi di usia-usia seperti itu kebanyakan si kecil mengalami gerakan tutup mulut atau GTM.

Fase GTM ini kadang bikin para ibu merasa stres. Sebab kebutuhan nutrisi si anak jadi berkurang karena tidak mau makan. Hal ini tentu menjadi tidak menyenangkan ketika dialami saat sedang traveling.

Lantas bagaimana cara mengatasi GTM pada anak?

Dokter Spesialis Anak, dr. Harun Albar, SpA M.kes menjelaskan hal pertama yang bisa dilakukan adalah pastikan si kecil benar-benar lapar. Dengan begitu si kecil akan mau menikmati makanan tersebut.

Gerakan tutup mulut

"Buatlah makanan yang enak dan disukai serta tidak monoton," ujar dr Harun seperti dikutip dari X @harun_albar, Kamis (28/12/2023).

Selain itu, pemberian makanan si kecil sebaiknya sesuai dengan usianya, tekstur, konsistensi jumlahnya, dan variasi menu berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia

"Sebelum pemberian susu atau air putih, prioritaskan makanan utama dan snack dari real food agar anak-anak tidak kenyang air saat waktu makan," katanya.

Selain itu juga pastikan saat makan fokus terhadap menu, tidak usah pakai gadget atau hal-hal lain yang mendistraksikan si kecil.

"Buat situasi makanan jadi menyenangkan, tidak ada pemaksaan yang membuat dek bayi ke depan trauma sehingga menyebabkan GTM," tuturnya.

Dan yang paling penting menurut dr Harun adalah orang tua harus sabar saat menghadapi fase bayi yang sedang GTM. Sebab baik ibu dan si kecil sama-sama sedang dalam proses belajar.

"Ibu-ibu belajar buat menu MPASI, belajar memberi makan, dek bayi belajar untuk menerima makan. So stay healthy dan be happy, semangat berproses bersama anak ya bu ibu," kata dr Harun.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement