SUHU panas yang meningkat di beberapa negara termasuk Indonesia merupakan dampak dari fenomena pemanasan global. Oleh sebab itu masyarakat perlu bergerak, salah satunya dengan mendukung kampanye go green demi kesejahteraan lingkungan.
Salah satu langkah mendukung go green dan mencintai lingkungan ialah mulai menerapkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk kebutuhan berskala kecil maupun besar. Penerapan ini pun mulai diaplikasikan ke fasilitas umum salah satunya rumah sakit di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat.
Dimulai dari fasilitas publik, penerapan panel tenaga surya ini bertujuan untuk mendukung kampanye go green yang ramah lingkungan.
“Seperti diketahui, isu pemanasan global telah menjadi perhatian seluruh dunia saat ini, termasuk kami di industri kesehatan. Pastinya dibutuhkan energi yang besar untuk operasional pelayanan kesehatan sehari-harinya,” kata Leona A. Karnali, CEO Primaya Hospital Group, saat ditemui di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, salah satu penyebab dari pemanasan global berlebih adalah penggunaan energy fosil yang terlalu banyak, seperti batu bara dan minyak bumi. Karenanya, panel surya pun diharapkan bisa jadi langkah tepat untuk mendukung kampanye go green yang ramah lingkungan.
Sebagai informasi, panel surya yang mulai digunakan di fasilitas publik ini dapat menghasilkan energi bersih sebanyak 524 ribu kWh setiap tahunnya atau setara dengan penekanan emisi karbon sebesar 469 ribu kilogram per tahun.
Sebagai gambaran, penekanan emisi karbon yang dihasilkan dari pemasangan panel tenaga surya ini setara dengan dampak positif penanaman lebih dari 6.000 pohon.
Penggunaan panel surya juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak lingkungan negatif lainnya yang dihasilkan dari sumber energi konvensional. Hal ini tentu membantu menggalakan kampanye go green di fasilitas publik, dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
(Leonardus Selwyn)