Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Kebanyakan Makan Gorengan Ditandai dengan Berat Badan Mulai Bertambah?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Jum'at, 08 Desember 2023 |15:45 WIB
 Apakah Kebanyakan Makan Gorengan Ditandai dengan Berat Badan Mulai Bertambah?
Kebanyakan makan gorengan. (Foto: Delicous)
A
A
A

ORANG yang berat badannya mulai bertambah mungkin bisa mencurigai penyebabnya. Salah satunya terlalu banyak konsumsi hidangan yang digoreng alias gorengan. Hal ini diungkapkan Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K.

"Pastinya kalau mulai ada penambahan berat badan, maka mungkin gorengannya kebanyakan karena ada karbohidrat juga di gorengan dan ada minyak," kata dia.

 berat badan naik

dr Yohan dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang mengatakan, kalori dalam minyak lebih tinggi hampir dua kali lipat dibandingkan karbohidrat dan protein.

Satu gram karbohidrat dan protein total kalorinya empat, maka pada minyak total kalorinya sekitar sembilan kalori.

 BACA JUGA:

Tak hanya berat badan bertambah, terlalu banyak konsumsi makanan yang digoreng atau mengandung minyak dan lemak juga dapat memunculkan masalah metabolik seperti kolestrol, diabetes dan hipertensi.

Hanya saja, khusus untuk kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang dapat meningkatkan risiko penyakit seperti penyakit jantung, tak ada gejala khusus saat kadarnya meningkat. Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium menjadi langkah yang disarankan untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh.

 BACA JUGA:

"Enggak ada gejala yang khas untuk kolesterol tinggi. Kalau misalnya LDL tinggi, maka sudah pasti, lemak atau minyak yang jelek yang kebanyakan. HDL atau High Density Lipoprotein banyak maka lemak yang kita konsumsi cukup baik kondisinya atau pilihannya (lemak tak jenuh)," jelas Yohan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement