Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemakaman Terbesar Zaman Batu Ditemukan, Usianya Diprediksi 6.500 Tahun

Yesica Kirana , Jurnalis-Selasa, 05 Desember 2023 |21:02 WIB
Pemakaman Terbesar Zaman Batu Ditemukan, Usianya Diprediksi 6.500 Tahun
Arkeolog meneliti situs Tainiaro di Finlandia yang dipercaya sebagai pemakaman kuno berusia 6.500 tahun. (Foto: Aki Hakonen/Antiquity Publications Ltd)
A
A
A

PARA peneliti menemukan sebuah pemakaman kuno yang diperkirakan berusia 6.500 tahun di kawasansitus Tainiaro. Mereka meyakini bahwa temuannya itu merupakan perkuburan Zaman Batu terbesar di Eropa utara.

Pemakaman kuno tersebut ditemukan di area hutan boreal di Lapland, Finlandia utara atau dekat Teluk Bothnia sekitar 80 kilometer arah selatan Lingkaran Arktik.

Mengutip dari Newsweek, Selasa (5/12/2023), ini adalah lokasi yang "mustahil" untuk pemakaman pemburu atau pengumpul besar pada periode ini, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Antiquity yang memberikan gambaran komprehensif pertama tentang situs tersebut.

Dalam studi tersebut, tim peneliti mengusulkan bahwa situs tersebut kemungkinan besar  adalah kuburan besar pada Zaman Batu yang berusia sekitar 6.500 tahun. Jika hipotesis ini ternyata benar, maka ini akan menjadi salah satu situs terbesar yang ditemukan hingga saat ini di Eropa utara.

 BACA JUGA:

Kawasan situs Tainiaro itu telah ditemukan sejak 1959 oleh pekerja yang menggali pasir. Tim akeolog di bawah kepemimpinan Tuija Laurén kemudian melakukan pengalian lagi.

Mengutip dari The Times of India, Laurén dan tim dari Universitas Oulu sekarang telah kembali ke pemakaman tersebut dan memberikan gambaran umum dari situs itu.

Secara mengejutkan, temuan mereka mengungkapkan bahwa pemakaman Tainiaro berisi lebih banyak jenazah daripada perkiraan sebelumnya. Meskipun perkiraan awal menunjukkan sekitar 120 pemakaman, peneliti sekarang percaya bahwa jumlahnya mendekati 200.

 Ilustrasi

Jumlah jenazah yang banyak ini sangat penting, mengingat lokasi yang ekstrem di utara dan iklim yang keras di wilayah tersebut. Aki Hakonen, penulis utama studi dari Departemen Arkeologi di Universitas Oulu, menekankan bahwa penelitian ini menimbulkan pertanyaan tentang keberadaan pemakaman serupa di lembah-lembah sungai di Teluk Bothnia.

 BACA JUGA:

Bukti-bukti yang digambarkan juga cukup sulit dipahami, terutama terdiri dari lubang-lubang yang memanjang, karena sisa-sisa fisik, termasuk tulang belulang, yang telah hancur dalam waktu yang lama, akibat dari tanah yang asam.

Para peneliti membandingkan bentuk lubang-lubang ini dengan lebih dari 800 kuburan Zaman Batu lainnya dari 14 pemakaman di Eropa Utara, yang mendukung argumen bahwa lubang-lubang ini digunakan untuk penguburan.

Menariknya, lubang-lubang tersebut sering kali meninggalkan jejak sisa-sisa hangus dan pigmen oker merah. Untuk menggali lebih dalam misteri ini, para peneliti telah memulai pemetaan Tainiaro dengan menggunakan pencitraan radar geofisika, yang bertujuan untuk mendapatkan wawasan tanpa mengganggu situs tersebut secara fisik.

Mereka mengantisipasi bahwa penelitian lebih lanjut, termasuk penggalian dan analisis sampel tanah baru, dapat mengungkap lebih banyak informasi tentang budaya misterius di balik pemakaman kuno ini.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement