Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebanyak 495 Orang Sudah Lakukan Vaksinasi Dosis Pertama Cacar Monyet

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Rabu, 29 November 2023 |10:00 WIB
Sebanyak 495 Orang Sudah Lakukan Vaksinasi Dosis Pertama Cacar Monyet
495 orang sudah divaksin cacar monyet. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

DIREKTUR Surveilans dan Karantina Kesehatan, dr Farchanny mengatakan saat ini sebanyak 57 pasien cacar monyet atau monkeypox (Mpox) telah terkonfimasi di Indonesia sejak pertama kali dilaporkan pada 22 November 2023.

Pasien tersebut tersebar di beberapa wilayah Indonesia, yakni DKI Jakarta (42), Banten (6), Jawa Barat (6), Jawa Timur (2), dan Kepulauan Riau (1). Terkait hal tersebut, dr Hanny menyebut kalau pemberian vaksin terutama pada kelompok rentan juga dapat membantu menurunkan kasus. Vaksinasi dosis pertama sudah mulai dilakukan pada 23 Oktober 2023.

“Vaksinasi juga sudah dilakukan, dosis pertama sudah diberikan kepada 495 orang, dan menyusul dosis kedua yang sudah kita mulai pada 21 November,” kata dr Hanny, dikutip dalam keterangan resmi yang didapat MNC Portal Indonesia beberapa waktu lalu.

Cacar Monyet

Lebih lanjut, dr Hanny mengatakan masyarakat diminta untuk tidak panik. Karena yang terpenting adalah melakukan pencegahan mulai dari perilaku seksual aman termasuk membatasi jumlah pasangan seks, serta merapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS).

Namun, apabila seseorang mengalami gejala dan diduga mengarah kepada cacar monyet, lebih baik untuk memeriksakan diri kepada pelayanan kesehatan.

“Jika mengalami gejala mengarah Mpox seperti muncul bintik-bintik merah dan demam, segera periksakan diri fasilitas layanan kesehatan terdekat, batasi kegiatan diluar rumah serta menghindari kerumunan,” tuturnya.

Di sisi lain karena pasien Mpox juga sudah mencapai 57 orang dengan ditambah mayoritas disertai penyakit penyerta dimana 39 di antaranya orang dengan HIV (ODHIV). Kemudian disertai penyakit sifilis, (16), hipertensi (2), herpes (2), dan TBC (2).

Maka Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes RI, Ngabila Salama juga menyarankan agar pendekatan cacar monyet sebagai IMS melakukan kolaborasi dengan program HIV lainnya harus dikencangkan.

“Semua pasien Mpox wajib dilanjutkan pemeriksaan HIV dan IMS lainnya. semua pasien HIV dan IMS diskrining aktif gejala Mpox, dan jika ada yang mengalami kontak erat (walau tidak bergejala sebaiknya) dalam satu bulan terakhir segera melakukan swab PCR,” tutur Ngabila.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement