Sedangkan untuk masalah pencernaan ia menuturkan bermula dari gigi berlubang, maka makanan yang dikunyah atau dikonsumsi akan tidak diproses secara optimal. Sehingga akan membuat organ tubuh lainnya bekerja lebih keras atau berat, yang akhirnya menimbulkan maag.
“Ada gak disini yang sakit maag terus menerus? Itu bisa jadi juga karena dampak gigi berlubang, karena makan nya tidak dikunyah dengan baik. Sehingga si lambung dan organ-organ lain itu kerjanya jadi lebih berat, dan menimbulkan maag,” ucapnya.
Oleh karena itu, drg Maesa menyarankan kepada semua masyarakat agar tidak meremehkan permasalahan gigi dan mulut. Karena itu akan berdampak kepada organ lainnya dalam tubuh.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.