Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Makanan Ini Bikin Cepat Lapar, Waspada Bisa Picu Obesitas

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis-Rabu, 22 November 2023 |10:00 WIB
5 Makanan Ini Bikin Cepat Lapar, Waspada Bisa Picu Obesitas
Makanan yang bikin cepat lapar. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

3. Keripik kentang

Keripik kentang salah satu camilan yang mudah kita jumpai. Makan segenggam keripik dapat dengan mudah membuat kita menginginkan lebih dan jauh lebih banyak. Hal ini lantaran di dalamnya terdapat kandungan garam yang membuat ketagihan.

“Garam membuat hampir semua hal terasa lebih enak karena membuat Anda mengeluarkan air liur. Lebih banyak air liur berarti lebih banyak reseptor aktif di indera pengecap Anda, yang berarti lebih banyak rasa yang dalam," kata Moody.

Para ilmuwan berhipotesis bahwa manusia mendambakan garam karena kemungkinan garam memicu pelepasan dopamin, yaitu hormon yang memungkinkan kita merasakan kepuasan.

“Hal ini dapat menciptakan lingkaran setan karena camilan asin seperti keripik kentang dan pretzel cenderung mengandung karbohidrat olahan dan sedikit serat yang dapat memperlambat pencernaan Anda,” kata Moody.

Hal ini membuat Anda lebih cepat lapar, yang bisa membuat Anda memakan lebih banyak keripik, dan siklusnya terus berlanjut.

4. Nasi putih

Di Indonesia, nasi putih adalah dambaan dari banyak orang. Setiap lauk pasti disajikan dengan nasi putih. Sebenarnya nasi putih tidak buruk bagi Anda, tetapi lebih baik memilih nasi merah atau hitam.

Sebagai informasi, nasi putih bermula dari beras merah yang kemudian dimurnikan dan dipoles untuk menghilangkan lapisan luar berwarna coklat yang disebut dedak. Hal inilah yang membuat nasi putih berwarna mutiara dan teksturnya yang lembut.

“Masalahnya adalah hampir semua serat dan vitamin B dalam beras ditemukan pada dedak," kata Moody.

"Tanpa serat, makan seporsi nasi putih mempercepat respon insulin dan mempercepat pengosongan lambung, yang akhirnya membuat kita semakin lapar dalam jangka panjang," kata Moody.

5. Pasta

Anda bisa menemukan pasta dalam bentuk putih (halus) dan gandum utuh. Pasta putihlah yang sebaiknya Anda hindari lebih sering jika rasa kenyang adalah tujuan Anda. Pasta putih terbuat dari tepung olahan, yang serat, vitamin, dan mineralnya jauh lebih rendah dibandingkan karbohidrat dari sumber biji-bijian.

“Sebagian besar pasta yang tersedia di toko terbuat dari sumber tepung olahan tanpa banyak kandungan serat, yang dapat menyebabkan fluktuasi gula darah dan rasa lapar segera setelah dikonsumsi,” kata Bakovic.

Di sisi lain, karbohidrat kompleks, seperti pasta gandum membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membantu kita merasa kenyang lebih lama.

(Leonardus Selwyn)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement