Untuk itu, Ngabila menyarankan agar pendekatan Mpox sebagai IMS perlu melakukan kolaborasi, dengan program HIV yang juga harus dikencangkan kembali seperti pada kolaborasi TB-HIV-DM. Karena semua pasien Mpox wajib dilanjutkan pemeriksaan HIV dan IMS lainnya.
Semua pasien HIV dan IMS juga dilakukan diskrining aktif gejala Mpox dan jika ada yang terkontak erat, walaupun tidak bergejala maka dalam kurun waktu satu bulan terakhir dengan yang positif Mpox harus segera dilakukan swab PCR.
“Apalagi jika menunjukkan gejala, harus segera di swab PCR,” tutur Ngabila.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.