Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Minuman Manis Kekinian Percepat Kena Diabetes?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 14 November 2023 |10:37 WIB
Minuman Manis Kekinian Percepat Kena Diabetes?
Minuman manis kekinian. (Foto: Freepik)
A
A
A

SEIRING dengan berjalannya waktu, aneka macam minuman saat ini mulai bermunculan di kalangan anak-anak. Mulai dari aneka minuman soda, minuman boba, minuman teh, minuman susu, dan minuman jus kemasan lainnya dengan ragam rasa tentunya menarik perhatian anak-anak untuk mengkonsumsinya.

Namun tahukah Anda kalau sebetulnya minuman tersebut akan menjadi berbahaya jika terlalu sering dikonsumsi?

 minuman manis kekinian

Menurut dr Tirta selaku Dokter Umum dan Healthy Educator menjelaskan, batas harian mengkonsumsi gula pada tubuh manusia normalnya adalah sekitar 50 gram per hari atau setara dengan empat sendok makan per hari. Sedangkan kandungan gula yang terdapat pada minuman es seperti boba itu sendiri, dapat menghasilkan gula 38-40 gram per gelasnya.

 BACA JUGA:

Dampaknya hal itu akan menyebabkan resistensi insulin pada tubuh. insulin tidak bisa lagi mengkontrol gula darah dan akan mengakibatkan gula darah itu naik secara masif, dan menjadi diabetes miletus tipe 2.

“Kalau sudah kejadian seperti ini maka Anda harus berobat ke dokter, dari dokter umum akan dilakukan rujukan ke dokter spesialis penyakit dalam,” kata dr Tirta, dikutip dalam akun X miliknya @tirtacipeng.

Lantas bagaimana pengobatannya jika sudah terlanjur sering konsumsi minuman manis dan terkena diabetes miletus tipe 2?

 BACA JUGA:

Dokter Tirta menyarankan agar segera melakukan konsultasi kepada dokter, namun sambil berjalannya proses konsultasi, Anda bisa mencoba untuk konsumsi minuman herbal atau jamu sebagai alternatif pengobatan.

Minuman herbal atau jamu itu bisa Anda dapatkan pada tanaman obat seperti brotowali, mengkudu, kayu manis, kunyit, dan madu. Karena semua bahan tersebut dipercaya dapat memiliki peranan antioksidan yang baik untuk tubuh agar bisa mengurangi diabetes miletus.

Untuk itu dr Tirta kembali menyarankan kepada semua masyarakat agar mengatur konsumsi gula, dengan melakukan pola hidup sehat serta olahraga. Karena hal itu sangat berpengaruh terhadap pencegahan penyakit salah satunya diabetes miletus tipe 2.

“Tolong jaga kesehatannya, dan kontrol impact gula kalian. Jangan lupa olahraga rutin, karena jika sudah terjadi obesitas juga itu meningkatkan diabetes miletus tipe 2,” ucapnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement