Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warning, Ini 4 Penyakit Musim Pancaroba yang Sering Menyerang Anak-Anak

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Rabu, 08 November 2023 |06:47 WIB
 Warning, Ini 4 Penyakit Musim Pancaroba yang Sering Menyerang Anak-Anak
Musim pancaroba. (Foto: Spectrum news)
A
A
A

SAAT musim pancaroba, peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, biasanya muncul penyakit tertentu. Nah, sebagai orangrtua harus waspada dengan penyakit yang sering menyerang anak-anak pada masa pancaroba.

Dikutip dari Siloam Hospitals, berikut ini sejumlah penyakit yang bisa menyerang anak-anak pada masa pancaroba, apa saja?

DBD

1. Demam Berdarah

Penyakit demam berdarah dengue atau sering disingkat DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus dengue. Penyakit ini seringkali terjadi pada awal memasuki musim penghujan, hal ini dikarenakan jenis nyamuk Aedes aegypti berkembang dengan cepat pada musim tersebut. 

Biasanya DBD ditandai dengan demam tinggi yang mendadak selama 2-7 hari, sakit kepala, badan terasa lemas, mual dan muntah. Jika tidak cepat ditangani, anak bisa mengalami syok dengue yang mengancam nyawa. 

2. Influenza

Kena influenza bagi anak berusia di bawah dua tahun bisa menyebabkan komplikasi berbahaya, maka itu jangan dianggap diabaikan. Apalagi penyakit ini menyerang hidung, tenggorokan, dan paru sekaligus.

Anak disarankan melakukan langkah-langkah mengatasi influenza antara lain istirahat cukup serta mengonsumsi cukup air putih dan makanan bergizi seimbang untuk menguatkan imun tubuhnya dalam melawan virus. 

3. Diare

Anak-anak juga mudah kena diare. Salah satu penyebabnya oleh rotavirus. Virus ini seringkali terbawa oleh angin dan melekat di makanan. 

Maka itu, penting sekali untuk menjaga kebersihan makanan, serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Selain itu, pastikan anak untuk menghindari kebiasaan menggigiti kutu terutama saat tangan sedang kotor. 

4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut

Pancaroba di tengah polusi udar buruk, balita paling mudah terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) karena sistem imun tubuh yang belum terbentuk sempurna. Biasanya ISPA muncul disertai sejumlah gejala antara lain demam, badan meriang, nyeri tenggorokan yang menyebabkan sakit ketika menelan, nyeri otot, batuk, mata kemerahan, dan pilek.

Penyakit ini dapat menular saat orang yang terjangkit ISPA batuk atau bersin tanpa menutup mulut dan hidung, yang membuat virus dan bakteri menyebar melalui udara dan terhirup oleh orang sehat.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement