Pria itu tidak mengkonsumsi obat apapun, dia hanya meminum air putih dan mencoba menidurkannya dengan harapan keadaannya bisa lebih baik. Keesokan harinya sekitar pukul 11 pagi orangtuanya khawatir karena terlihat belum bangun, saat mereka mengecek ke dalam kamarnya ternyata justru menemukan pria itu sudah meninggal dunia.
Tim medis memeriksa kalau pria atau mahasiswa itu meninggal dunia setelah 10 jam mengkonsumsi spageti yang di makannya, dan hasil otopsi lima hari kemudian juga menemukan kalau pria itu mengalami nekrosis hati sentrililobular sedang, hal itu juga yabg mengakibatkan hatinya mati tidak bekerja.
Sedangkan pada saus dan sisa pasta yang ia makan dikirim ke Laboratorium Referensi Nasional untuk Wabah Food-borne sebagai evaluasi, dan menemukan bahwa sebagian besar bakteri yang ditemukan adalah Bacillus cereus, yang mana pada kasus ini bakteri kemungkinan hanya menimbulkan infeksi.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.