Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hassan Alaydrus Ngaku Jalani Hair Transplants, Apa Itu?

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Sabtu, 04 November 2023 |12:35 WIB
Hassan Alaydrus Ngaku Jalani Hair Transplants, Apa Itu?
Hassan Alaydrus. (Foto: Instagram @hassanalaydrus)
A
A
A

HAIR transplants sering kali dipilih sebagai solusi perawatan rambut. Sejumlah artis Tanah Air pun pernah melakukannya seperti Kevin Aprilio dan Anang Hermansyah.

Kini, cara tersebut dilakukan pula oleh Hair Transplants. Mantan suami Vicky Alaydrus itu beberkan lewat salah satu video di sosial medianya dengan menggunakan sound yang sedang viral di kalangan masyarakat.

Hassan yang mengenakan busana kaus berwarna khaki, terlihat mengekspresikan rasanya ketika seusai menjalani hair transplants tersebut dengan ekspresi menahan sakit, namun tetap ia jalani.

“Udah tau sakit tapi tetep di lakuin,” tulis Hassan, dikutip dalam akun TikToknya @babamiwa, Sabtu (4/11/2023).

Hassan

Lantas, apa itu hair transplants?

Dilansir dari laman Healtline, hair transplants atau transplantasi rambut adalah suatu prosedur di mana ahli bedah atau dermatologis melakukan pemindahan rambut ke area kepala yang botak atau area yang ingin ditambahkan rambut. Biasanya dokter melakukan tindakan itu kepada bagian kepala sisi belakang, depan, atau samping.

Transplantasi rambut ini juga dilakukan di pelayanan medis dengan anestesi lokal, dan menyediakan dua jenis prosedur transplantasi yaitu cangkokan celah dan cangkokan mikro. Cangkokan celah adalah cangkokan yang mengandung empat hingga sepuluh helai rambut per cangkoknya.

Sedangkan cangkok mikro mengandung satu hingga dua helai rambut per cangkoknya, tergantung dari cakupan yang dibutuhkan.

Prosedur tindakan ini tentu saja memiliki manfaat pada pelaku transplantasi tersebut berupa memancing penumbuhan rambut pada seseorang yang mengalami kebotakan, penipisan bagian rambut, dan merasa kehilangan sebagian rambutnya karena luka bakar atau cedera kulit kepala yang pernah ia alami sebelumnya.

Namun, kegiatan tranplantasi ini juga bukan solusi terbaik atas semua permasalahan tersebut karena bagi wanita yang memiliki kerontokan pada rambut, biasanya akan semakin meluas kerontokannya kepada area-area kulit kepala.

Selain itu, pada seseorang yang mungkin tidak memiliki cukup tempat untuk melakukan transplantasi, harus menghilangkan sedikit rambut pada area kepalanya untuk bisa melakukan transplantasi, sehingga pada seseorang yang mengalami kerontokan pada rambutnya lebih disarankan agar menjalani pengobatan kemoterapi.

Lantas bagaimana setelah seseorang menjalani transplantasi rambut?

Pada bagian kulit kepala mungkin akan terasa sakit, sehingga dokter biasanya akan memberikan beberapa obat pereda nyeri serta untuk mengurangi pembengkakan. Biasanya rambut yang ditransplantasikan akan rontok dua hingga tiga minggu setelah prosedur. Hal ini akan memberikan jalan bagi pertumbuhan rambut baru, hingga prosesnya dapat dilihat antara delapan hingga 12 bulan kedepan setelah operasi.

Akan tetapi, perlu diwaspadai adalah ketika menjalani tindakan ini. Kemungkinan terjadi efek samping seperti berdarah, infeksi, pembengkakan pada kulit kepala, memar sekitar mata, munculnya kerak akibat terbentuknya area kulit kepala di tempat rambut dicabut atau ditanam, mati rasa, gatal, kerontokan rambut secara tiba-tiba, dan rambut yang tidak tumbuh secara alami.

Untuk itu, jika Anda mengalami kerontokan cukup parah, pilihlah pengobatan lainnya yang tersedia dengan melakukan konsultasi kepada dokter atau seseorang yang ahli dibidangnya. Pertimbangkan segala sesuatunya sebelum bertindak agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

(Endang Oktaviyanti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement