Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amerika Rilis 10 Negara Paling Tidak Aman Dikunjungi Warganya, Indonesia Termasuk?

Yesica Kirana , Jurnalis-Sabtu, 28 Oktober 2023 |21:00 WIB
Amerika Rilis 10 Negara Paling Tidak Aman Dikunjungi Warganya, Indonesia Termasuk?
Ilustrasi Traveler (Foto: iStock)
A
A
A

PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) terus mengikuti perkembangan negara-negara yang dianggap tidak aman untuk dikunjungi dan mengklasifikasinya dalam hal keamanan khusus untuk diperhatikan bagi pelancong negara itu.

Oleh karenanya, terdapat 21 destinasi atau sekitar 10 persen yang dimasukkan dalam daftar 'jangan bepergian' dengan berbagai alasan, mulai dari konflik global hingga bencana alam seperti banjir dan gempa bumi.

Melansir dari Best Life dan sumber lainnya, berikut 10 negara dianggap tidak aman untuk dikunjungi menurut Departemen Luar Negeri AS berikut alasannya.

1. Afghanistan

Merupakan negara yang terletak di Asia Selatan dan Tengah, dan berbatasan dengan Pakistan, Iran, Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan, dan Tiongkok. Namun, keberadaan konflik, kerusuhan, kejahatan, terorisme, dan penculikan membuatnya tidak disarankan sebagai destinasi wisata.

Meskipun demikian, Afghanistan kuat akan sejarah dan kebudayaan, dengan beragam kelompok etnis dan bahasa, termasuk Bahasa Dari dan Bahasa Pashto sebagai bahasa resmi, serta penggunaan Bahasa Inggris dalam beberapa situasi.

2. Belarus

Belarus adalah negara di Eropa Timur dengan ibu kota Minsk, yang berbatasan dengan Rusia, Ukraina, Polandia, Latvia, dan Lithuania.

Negara ini terkenal karena kontroversi politik, termasuk pemilihan presiden kontroversial tahun 2020 dan protes yang timbul sebagai respons.

Kota Minsk, Belarus

Kota Minsk, Belarus (Foto: IG/@visitbelarus)

Karena itu, pemerintah mengingatkan agar para wisatawan tidak bepergian ke Belarus karena berbagai alasan, seperti campur tangan dalam konflik Rusia-Ukraina, penumpukan pasukan militer Rusia di Belarus, penegakan hukum yang sewenang-wenang, potensi kerusuhan sipil, risiko penahanan, dan keterbatasan bantuan dari Kedutaan Besar AS bagi warga AS di Belarus.

3. Meksiko

Meksiko, dengan ibu kota Mexico City, adalah negara di Amerika Utara yang berbatasan dengan Amerika Serikat, Belize, Guatemala, dan memiliki perbatasan maritim dengan Kuba di Teluk Meksiko.

Negara ini memiliki sejarah panjang, keanekaragaman geografi, kuliner khas, dan menggunakan Bahasa Spanyol sebagai bahasa resmi.

Meskipun menjadi tujuan wisata populer seperti Cancun atau Cabo, Meksiko menghadapi tantangan keamanan, terutama terkait dengan kejahatan narkotika dan konflik antara kartel narkoba.

Bahkan, beberapa wilayah di Meksiko, seperti Colima, Guerrero, Michoacán, Sinaloa, Tamaulipas, dan Zacatecas, memiliki tingkat risiko tinggi dan perlu diwaspadai dalam tingkat kejahatan dan penculikan.

Personel Militer Korea Utara

Personel militer Korea Utara (Foto: IG/@stevens12766)

4. Korea Utara

Korea Utara atau Republik Rakyat Demokratik Korea, dengan ibu kota Pyongyang, adalah negara yang terletak di Semenanjung Korea di Asia Timur, dan berbatasan dengan Korea Selatan, Tiongkok, dan Rusia.

Negara ini sangat tertutup, dan memiliki sistem pemerintahan otoriter, dan program senjata nuklir, serta ketegangan hubungan internasional, terutama dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Karena itu, bepergian ke Korea Utara tidak dianjurkan oleh pemerintah AS karena risiko penangkapan dan penahanan yang berlanjut terhadap warga negeri Paman Sam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement