SMILING Coral Indonesia menyebutkan bahwa kerusakan terumbu karang di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta mencapai 60 persen, akibat ulah manusia dan faktor alam. Data tersebut didapat dari penelitian yang dilakukan pada 56 pulau di Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu.
Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat juga nelayan sekitar inilah yang menyumbang beberapa faktor kerusakan pada ekosistem laut dengan melakukan tindakan seperti penambangan batu karang, penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan, penambangan pasir dan beberapa aktivitas destruktif lainnya.
“Pencemaran sampah juga menyebabkan kerusakan, di mana ada 13 sungai di Teluk Jakarta di mana saat musim hujan akan mengirimkan sampahnya ke laut-laut yang ada di Kepulauan Seribu. Mulai dari sampah padat, ataupun sampah cair berupa kandungan kimia, sedimentasi dan lainnya, di mana semua itu mempengaruhi keadaan terumbu karang di Kepulauan Seribu,” kata Ketua Komunitas Smiling Coral Indonesia, Hermansyah di Kelurahan Pulau Panggang, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu 25 Oktober 2023.
BACA JUGA: