Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Ibu Hamil Alami Keguguran Usai Mengamuk di KRL, Begini Penjelasannya Menurut Medis

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Selasa, 24 Oktober 2023 |15:01 WIB
Viral Ibu Hamil Alami Keguguran Usai Mengamuk di KRL, Begini Penjelasannya Menurut Medis
Penyebab keguguran pada ibu hamil. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

MEDIA sosial digemparkan dengan aksi seorang ibu hamil yang mengamuk secara tiba-tiba dalam Kereta Rel Listrik (KRL) yang sedang melaju ke arah Bogor. Ibu-ibu hamil yang tidak diketahui identitasnya tersebut diduga mengamuk karena di jadikan konten oleh salah seorang penumpang wanita.

Hal itu lantas membuat ibu hamil tersebut tidak terima dan langsung mengamuk kepada tersangka yang memvideokannya. Sampai suatu ketika ibu hamil tersebut diduga mengalami keguguran setelah turun dari kereta karena pendarahan yang terjadi pada dirinya.

“Turun dari kereta darah keluar banyak. Marah, kecewa, semua campur aduk,” kata ibu hamil dalam video, dikutip di akun TikTok @rismasf10, Selasa (24/10/2023).

Penyebab keguguran pada ibu hamil

Mirisnya, ternyata kehamilannya tersebut juga sudah dia nantikan selama dua tahun lamanya. Kini ibu hamil tersebut juga menyadari kesalahannya, dan ingin menjadikan pengalamannya sebagai pembelajaran untuk masyarakat lainnya agar tidak kejadian seperti apa yang dialaminya.

Berkaca dari kejadian tersebut faktor apa yang menyebabkan pendarahan bisa terjadi?

Menurut Kemenkes, pendarahan pada ibu hamil merupakan salah satu tanda bahaya kehamilan, sehingga dapat menyebabkan keguguran, kehamilan anggur atau kehamilan diluar kandungan yang terganggu. Biasanya hal itu terjadi pada ibu-ibu hamil yang memiliki usia kehamilan muda, sedangkan pada ibu-ibu hamil pada usia kehamilan tua pendarahan juga dapat terjadi namun menjadi suatu pertanda plasenta menutupi jalan lahir.

Lantas bagaimana cara perawatannya?

Menurut laman Cleveland Clinic penyedia layanan kesehatan akan melakukan USG dan evaluasi fisik terkait masalah tersebut, guna untuk mengetahui penyebab pendarahan itu sendiri. Bahkan mereka juga mungkin akan melakukan tes darah atau urin menggunakan tes Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Selain itu untuk perawatannya sendiri pada pendarahan selama kehamilan dapat meliputi menghindari seks, beristirahat, hindari berpergian, rawat inap atau operasi. Karena yang terpenting saat terjadi pendarahan ialah banyak beristirahat, dan menghindari kegiatan berat.

Namun yang perlu diketahui juga jika Anda mengalami gejala seperti kram, nyeri panggul, pusing, demam, atau pecah ketuban Anda harus segera datangi pelayanan kesehatan untuk segara mendapat tindakan yang tepat dari dokter.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement