SETELAH melakukan kuretase atau dikenal kuret, sebagian wanita kerap mengeluhkan nyeri saat berhubungan badan. Seperti diketahui, kuretase itu adalah prosedur untuk mengelurkan jaringan dari dalam rahim.
Nyeri tersebut kebanyakan dirasakan pada perut bagian bawah dan membuat wanita merasa tidak nyaman. Alhasil kenikmatan bercinta pun menjadi ikut terganggu.
Lantas mengapa berhubungan intim terasa sakit setelah dikuret?
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes, menjelaskan mestinya setelah kuret, apalagi sudah sebulan, itu sudah aman untuk berhubungan.
“Nah kalau terjadi nyeri, seperti yang diceritakan oleh seorang netizen tersebut, kita harus lihat dulu nyerinya di daerah mana, apakah di dalam perut atau di sekitar vagina bagian bawah,” ujar dr Dara dalam cuitannya di Twitter atau X @dokterdara, Rabu (11/10/2023).
Dokter Dara menjelaskan kalau nyeri di sekitar alat kelamin mungkin situasinya masih sedih, berkaitan dengan psikis, belum terlubrikasi. Untuk mengatasinya bisa menggunakan lubrikan atau pelicin.
“Tetapi kalau sakit di dalam perut, bisa jadi ada infeksi rahim. Biasanya disertai dengan tanda agak sumeng-sumeng atau demam, sakit saat perut ditekan,” katanya.