“Sewu-kan di Gunungkidul, jadi jangan sampai tercemar dan nanti akan mendapatkan peringatan dari bukan hanya aktivis lingkungan tapi juga dari UNESCO,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Limbah yang mencemari kawasan Pantai Krakal dan Slili berupa cairan hitam pekat mirip minyak.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah 2, Surisdiyanto menuturkan bahwa gumpalan-gumpalan kecil limbah tersebut mulai terlihat di pantai pada Sabtu 7 Oktober 2023.
“Itu kalau dipencet-pencet lengket seperti aspal," katanya.