MUSIM gugur di Kota Paris, Prancis berlangsung dari September hingga November, di mana dedaunan pohon akan berubah menjadi warna-warna yang indah seperti kuning, oranye, dan merah.
Musim gugur ini memiliki daya tarik tersendiri, dengan pemandangan taman-taman kota yang penuh dengan daun-daun yang berguguran, dan suasana yang romantis.
Paris yang dijuluki kota paling romantis di dunia juga tetap menjadi tujuan wisata yang populer dengan banyak acara budaya, festival, dan pameran seni yang berlangsung di berbagai tempat di kota ini.
Selain itu, Anda dapat menikmati makanan dan minuman khas musim gugur seperti anggur merah Prancis dan hidangan tradisional Prancis yang hangat dan menggugah selera.
Mengutip dari The Guardian, berikut 8 destinasi terbaik menikmati musim gugur di Paris yang begitu mempesona.
1. Jardin du Luxembourg
Taman ini terkenal dengan warna musim gugurnya. Sebagian besar taman di Paris memiliki 2 taman seperti taman Luksemburg di arondisemen yang memiliki 3 periode tanam, sehingga taman ini dapat dikunjungi sepanjang tahun.

Jardin du Luxembourg (Pinterest.com)
Terdapat pemandangan guci bertingkat dan pajangan bunga krisan musim gugur yang membuat flashback pada abad ke-17. Meskipun bentuk taman telah berubah selama bertahun-tahun, namun tetap menjadi destinasi otentik di pusat kota.
Uniknya, terdapat sekitar 600 pohon buah terbaik yang tumbuh di sudut selatan, di samping sekolah peternakan lebah tertua di Paris.
BACA JUGA:
2. Parc Clichy Batignolles - Martin Luther King
Di sebelah utara distrik Batignolles terdapat kafe dan restoran trendi yang mempesona. Namun arondisemen ke-17 menyimpan keindahan lain yaitu taman Martin Luther King dan Gedung Pengadilan Paris karya Renzo Piano. Taman seluas 10,8 hektar ini secara harmonis menggabungkan 4 musim yang dilengkapi berbagai fasilitas olahraga.

Parc Clichy Batignolles Prancis (Pinterest.com)
3. Museum dan Taman Albert Kahn
Berlokasi di pinggiran barat Boulogne Billancourt, taman ini pernah dijadikan sebagai lokasi kampanye perdamaian dunia. Sejarah masa kecil Kahn dalam perang membuatnya menjadi seorang pejuang perdamaian, di mana ahli perbankan meyakini bahwa penyebab utama perang adalah kurangnya rasa saling pengertian dan penghargaan terhadap budaya lain.
Terdapat juga koleksi fotografi dan sinematografi yang sangat banyak, Archives de la Planète, yang sekarang dipamerkan di museum. Di taman lanskapnya, ia mewujudkan visinya tentang harmoni global dengan pajangan indah tanaman dari berbagai negara yang ditanam berdampingan, dan lain sebagainya.

Taman Albert Kahn Prancis (Pinterest.com)
4. Parc Floral de Paris
Di tepi Bois de Vincennes terdapat kebun raya Parc Floral dan salah satu dari 4 situs yang membentuk Kebun Raya Paris, yang dibangun pada tahun 1969 sebagai museum terbuka dengan makna kekuatan bunga.
Tak hanya itu, Anda akan melihat kolam yang dikelilingi dengan tanaman musiman yang meriah, serta taman Four Seasons yang dipenuhi dengan bunga aster, salvia, dan anemon Jepang. Dogwood, maple, dan hydrangea tumbuh subur di bawah naungan pohon-pohon pinus yang tinggi, sehingga memberikan pemandangan yang menawan.
5. Arboretum de la Vallée-aux-Loups
Taman pajangan abad ke-18 ini dibeli, dipelihara, dan dibuka untuk umum pada tahun 1994, yang terdiri dari 165 koleksi jenis pohon, dengan banyak spesies langka dan dewasa termasuk pohon maple Jepang yang megah, pohon ek, pohon gum manis, dan berbagai jenis semak dengan dedaunan yang beraneka ragam. Anda akan menemukan koleksi bonsai yang luar biasa di rumah kaca.