Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meriahkan Hari Batik Nasional, Kemenparekraf Gelar Istana Berbatik di Jakarta

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Selasa, 26 September 2023 |14:33 WIB
Meriahkan Hari Batik Nasional, Kemenparekraf Gelar Istana Berbatik di Jakarta
Peragaan busana batik. (Foto: Kemenparekraf)
A
A
A

BERBAGAI macam kegiatan akan memeriahkan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2023. Salah satunya pergelaran Istana Berbatik yang akan digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Istana Merdeka, Jakarta awal bulan depan.

Pergelaran busana batik ini juga dalam rangka mempromosikan batik ke kancah intenasional sebagai identitas bangsa.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf, Nia Niscaya mengatakan bahwa batik resmi diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dunia milik Indonesia dalam Sidang UNESCO di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 2 Oktober 2009.

 BACA JUGA:

Pemerintah Indonesia kemudian menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tahun.

“Istana Berbatik menjadi bagian untuk merayakan Hari Batik Nasional yang dirayakan setiap tanggal 2 Oktober,” ujar Nia Niscaya dalam ‘Weekly Brief With Sandi Uno’ di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin 25 September 2023.

 Ilustrasi

“Pagelaran ini menjadi momentum untuk mempromosikan batik ke kancah internasional,” imbuhnya.

Sementara itu Plt. Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf, Ni Komang Ayu Astiti menjelaskan Istana Berbatik rencananya akan dilaksanakan 1 Oktober 2023 di Istana Merdeka, Jakarta.

 BACA JUGA:

Pergelaran inj akan diisi dengan fashion show, pertunjukan musik dan tari, serta eksibisi batik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Rencananya, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Presiden RI beserta Ibu Negara.

“Kegiatan ini akan dihadiri oleh Presiden RI beserta Ibu Negara, Wakil Presiden RI beserta Ibu, jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju, Duta Besar dari negara sahabat, Keluarga Keraton, figur publik, dan juga masyarakat,” katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Perindustrian, nilai ekspor batik dan produk batik pada 2022 mencapai 64,56 juta dolar AS

atau meningkat sebesar 30,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada tahun ini ditargetkan nilai ekspor dapat mencapai 100 juta dolar AS.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengajak berbagai lapisan masyarakat agar dapat mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, dalam hal ini batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO,” papar Ni Komang.

“Batik sendiri merupakan entitas budaya bangsa yang tidak hanya menjadi milik salah satu suku tertentu, namun menjadi milik seluruh Nusantara,” sambungnya.

 Ilustrasi

Pergelaran Istana Berbatik ini juga akan diramaikan dengan karya-karya busana batik dari berbagai brand dan desainer ternama Tanah Air.

Sebut saja Batik Keris, PT. Iwan Tirta, Batik Danar Hadi, Oscar Lawalata Culture, Binhouse, AnSoe, Tulola, Rinaldy Yunardi, Era Soekamto dan Manjusha Nusantara.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement