Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali yang Dihuni 40 Prajurit Majapahit

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 20 September 2023 |01:48 WIB
Kisah Kampung Gelgel, Desa Islam Tertua di Bali yang Dihuni 40 Prajurit Majapahit
Masjid Nurul Huda di Desa Gelgel, Klungkung, Bali. (Foto: pesona.travel)
A
A
A

BALI merupakan provinsi mayoritas Hindu. Namun, Pulau Dewata juga punya perkampungan Islam bernama Gelgel. Ini merupakan desa Islam tertua di Bali. Penduduknya hidup rukun dengan penganut lintas agama.

Desa Gelgel terletak di Kecematan Klungkung, Kabupaten Klungkung. Menurut riwayat, ratusan silam, dari Gelgel inilah syiar Islam menyebar di Bali. Gelge dulunya pernah dihuni oleh 40 prajurit Muslim Kerajaan Majapahit.

Mengutip dari laman resmi Desa Kampung Gelgel, masa Pemerintahan Dalem Ketut Ngelesir sebagai Raja Gelgel I (1380–1460 ), Raja Bali pernah berkunjungan ke Keraton Majapahit saat Raja Hayam Wuruk mengadakan konferensi kerajaan-kerajaan di seluruh Nusantara.

 BACA JUGA:

Kemudian ketika Dalem Ketut Ngelesir kembali ke Bali, sang raja dikawal oleh 40 prajurit Muslim Majapahit. Sampai di Bali, 40 pengawal dari Majapahit tersebut diberi hadiah dan tempat tinggal di Gelgel.

 

Sebagian dari prajurit itu ada yang kembali ke Pulau Jawa dan ke bagian timur. Sisanya menetap di Gelgel. Penduduk Gelgel yang Islam mengakui asal-muasal mereka dari Tanah Jawa, keturunan prajurit Majapahit.

 BACA JUGA:

Kemudian dalam cerita lainnya, salah seorang Raja Gelgel yang terkenal adalah Dalem Waturenggong yang memerintah dari tahun 1480 - 1550. Pada masa pemerintahan Dalem Waturenggong, pulau bali tidak lagi dibawah kekuasaan Kerajaan Majapahit.

Usut punya usut menurut sumber-sumber lokal, Dalem Waturenggong tidak hanya berkuasa di Bali tetapi juga menguasai Lombok, Sumbawa,dan Blambangan (Jawa Timur).

Akan tetapi menurut penelitian, sampai saat ini belum ada benda atau situs bersejarah yang dimiliki oleh Desa Kampung Gelgel sebagai bukti sejarah pada masa masuknya Islam di Desa Kampung Gelgel.

Di mana hingga sampai saat ini, hubungan kekeluargaan antara kerajaan klungkung yang sekarang berada di puri klungkung dengan warga masyarakat Desa Kampung Gelgel terjalin harmonis dan damai.

 Ilustrasi

Hal tersebut terbukti, ketika perayaan hari besar keagamaan maupun kegiatan hari – hari tertentu masyarakat dengan raja klungkung beserta tokoh – tokoh puri klungkung duduk bersama, makan bersama dan saling bersilaturahmi atau saling mengunjungi.

Kini Kampung Gelgel menjadi salah satu desa wisata di Bali. Meskipun menjadi desa Islam tertua, kini kampung tersebut ditinggali masyarakat mayoritas Hindu, sebanyak 98,27 persen. Sementara untuk penduduk muslimnya ada di urutan kedua, yakni 1,00 persen.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement