5 PENYEBAB kadar hemoglobin rendah dan cara mengatasinya akan diulas dalam artikel ini. Hemoglobin atau Hb adalah protein dalam sel darah merah yang memberikan warna merah pada darah, berfungsi untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.
Hemoglobin dapat dikatakan rendah jika jumlahnya berada si bawah kadar normal, kondisi ini biasa disebut anemia. Kadar hemoglobin yang normal pada orang dewasa yakni 12–16 gram/dL untuk perempuan, 11–16 gram/dL pada ibu hamil, dan 13–16,5 gram/dL pada pria.
Selain dapat dideteksi dengan tes darah, gejala seperti lemah, lelah, pusing, sesak nafas, kulit pucat, jantung berdebar dan terasa berkunang-kunang juga bisa menjadi tanda anemia.

5 Penyebab Kadar Hemoglobin Rendah
Lantas, kenapa kadar hemoglobin seseorang bisa rendah?
1. Kurang Asupan Vitamin dan Mineral
Penyebab kadar hemoglobin rendah adalah kekurangan asupan vitamin dan mineral tertentu. Mineral yang berperan penting menghasilkan Hb dan sel darah merah adalah zat besi, jika kekurangan maka sel darah merah akan sulit diproduksi dan mengakibatkan kadar Hb dalam tubuh berkurang. Kekurangan asam folat dan vitamin B12 juga bisa membuat kadar Hb rendah, karena kedua nutrisi ini diperlukan untuk membentuk sel baru, termasuk sel darah merah.
2. Kehilangan Darah
Kehilangan darah juga bisa jadi penyebab kadar hemoglobin rendah. Kehilangan darah ini bisa disebabkan oleh cedera berat atau luka, pendarahan saat operasi, pendarahan pada tukak lambung, wasir dan kanker usus, serta pendarahan saat menstruasi yang membuat darah kelyar lebih banyak
BACA JUGA:
3. Kelainan Darah
Penyebab kadar hemoglobin rendah juga bisa terjadi karena kelainan darah, salah satunya thalassemia. Penyakit ini umumnya diturunkan dalam keluarga dengan gejala perubahan bentuk tulang, terutama di bagian wajah, sering lelah atau kurang bertenaga, warna urine gelap, gangguan tumbuh kembang, serta kulit tampak pucat atau kuning. Kelainan darah lainnya adalah kanker darah (leukemia) dan limfoma.
4. Penyakit Kronis
Beberapa penyakit kronis juga bisa menjadi penyebab kadar hemoglobin rendah. Di antaranya gagal ginjal kronis, sirosis, hipotiroidisme, dan gangguan sumsum tulang.
BACA JUGA:
5. Kehamilan
Kehamilan juga bisa menjadi penyebab kadar Hb rendah. Kondisi ini cukup umum dialami oleh ibu hamil, tetapi bukan berarti bisa disepelekan. Turunnya jumlah Hb atau anemia yang tergolong berat saat hamil bisa menyebabkan janin lahir dengan berat badan rendah, lahir prematur, mengalami anemia, atau mengalami gangguan tumbuh kembang setelah lahir.
Selain itu, anemia pada ibu hamil juga bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan perdarahan setelah persalinan. Itulah kenapa ibu hamil akan diresepkan suplemen yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12 untuk meningkatkan kadar Hb dan sel darah merah oleh dokter, selain disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral di atas.
Cara Mengatasi Kadar Hemoglobin Rendah
Terdapat beberapa cara mengatasi kadar hemoglobin rendah sebagai berikut:
1. Banyak Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Zat Besi, Vitamin B12 dan Folat
Cara mengatasi kadar hemoglobin rendah adalah dengan banyak mengonsumsi makanan yang kaga zat besi, vitamin B12, dan folat. Ketiga nutrisi berperan penting dalam produksi sel darah merah yang kaya hemoglobin.
Makanan itu di antaranya, hati sapi atau hati ayam, daging, makanan laut, seperti ikan, udang, dan kerang, sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, dan kale, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya dengan zat besi maupun folat. Kamu juga bisa mengonsumsi suplemen tambahan yang mengandung zat besi, vitamin B12 dan asam folat.
2. Terapi Hormon Eritropoietin
Cara mengatasi kadar hemoglobin rendah adalah dengan cara melakukan terapi hormon eritropoietin untuk merangsang produksi sel darah merah. Terapi ini biasanya digunakan untuk anemia akibat penyakit ginjal berat yang menyebabkan produksi hormon eritropoietin tidak memadai. Juga bisa mengobati efek samping kemoterapi, gangguan sumsum tulang, dan anemia yang disebabkan oleh kanker.
3. Transfusi Darah
Cara mengatasi kadar hemoglobin rendah dengan transfusi darah diperlukan untuk meningkatkan Hb pada kondisi tubuh yang tidak mampu membuat Hb dengan normal. Misalnya adalah penderita penyakit thalasemia dan anemia sel sabit. Transfusi darah juga diberikan pada anemia berat ketika kadar Hb sudah jauh menurun di bawah batas normal.
4. Stem Cell
Mungkin kamu pernah mendengar stem cell, ini merupakan jenis terapi yang tengah populer. Stem cell atau terapi sel punca bisa dilakukan untuk mengobati penyakit hemoglobin seperti thalasemia. Terapi sel punca dilakukan dengan cara operasi cangkok atau transplantasi sumsum tulang untuk menunjang produksi Hb yang normal. Namun, prosedur ini berisiko terjadi komplikasi fatal dan biaya operasi yang mahal.
Jika kamu mengalami gejala anemia atau kadar Hb rendah, kamu bisa segera berkonsultasi ke dokter agar diberikan langkah medis yang tepat.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.