Menurut Riskesdas 2018, hasil SSGI 2021 menunjukkan bahwa prevalensi balita stunting di Indonesia sebesar 24,4 persen, mengalami penurunan dari periode sebelumnya 27,7 persen (SSGBI 2019).
Meski demikian, Jokowi optimis bahwa penurunan stunting akan bisa lebih besar lagi dengan koordinasi dan kerja sama antar pihak dan lembaga yang semakin baik. Selain itu, Presiden Jokowi juga menuturkan bahwa negara telah menyiapkan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp3.2 triliun dari 2015-2023.
“Menyiapkan anggaran perlindungan sosial total sebesar Rp3.2 triliun dari 2015-2023. Termasuk didalamnya KIS, KIP, KIP Kuliah, PKH, Kartu Sembako serta perlindungan kepada lansia, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya. Serta re- skrining dan up-skilling tenaga kerja melalui Balai Latihan Kerja dan Program Karti Pra-Kerja,” ucap Jokowi.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.