BBKSDA NTT akan memasang GPS pada keenam komodo untuk memudahkan memantau atau memonitoring perilaku dan pergerakannya selama hidup di alam liar.
"Proses adaptasi akan dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Untuk mengetahui posisi ketika dilepasliarkan kita menggunakan alat GPS, kami akan melakukan pemantauan selama tiga tahun lamanya," tutur Arief.
Enam komodo tersebut dari perkawinan pasangan komodo Rinca dan Rangga yang menghasilkan 12 telur. Setelah 2,5 tahun, enam dari 12 anak komodo itu dipilih untuk dikembalikan ke habitatnya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.