Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkaca Kasus Panji Petualang, Mengapa Penderita Diabetes Menjadi Kurus?

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Kamis, 10 Agustus 2023 |13:36 WIB
Berkaca Kasus Panji Petualang, Mengapa Penderita Diabetes Menjadi Kurus?
Mengapa penderita diabetes menjadi kurus? (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PANJI Petualang tengah menjadi perbincangan hangat para netizen akibat penyakit diabetes yang dialaminya.

Saat ini Panji mengalami penurunan berat badan yang drastis akibat penyakit diabetes yang diidapnya. Panji pun terlihat kurus dan tampak tidak segar seperti sebelumnya.

Dalam banyak kasus, kehilangan berat badan pada penderita diabetes memang bukanlah hal yang aneh. Sebab, penderita mengalami diabetes tipe 2 insulin yang ada dalam tubuh tidak akan bekerja secara efektif dan tidak dapat megangkut glukosa ke sel-sel tubuh.

Sebaliknya, penderita diabetes justru malah membuat penumpukan glukosa dalam darah.

“Ketika glukosa tidak tiba di sel darah, tubuh berpikir itu kelaparan dan menemukan cara untuk mengimbanginya. Kondisi ini menciptakan energi dengan membakar lemak dan otot dengan cepat. Hal ini menyebabkan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan,” kata Cotey, dikutip dalam laman Cleveland Clinic, Kamis (10/8/2023).

Diabetes

Selain itu, ginjal juga akan mulai bekerja secara ekstra untuk menghilangkan kelebihan gula dalam darah. Akibatnya hal ini akan menggunakan energi tambahan dan dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan ini juga dapat terjadi pada orang yang menderita diabetes tipe 2. Namun, akan lebih sering ditemukan pada orang dengan diabetes tipe 1.

Lalu gejala diabetes seperti apa yang harus diperhatikan?

Penurunan berat badan akibat diabetes biasanya bukan gejala yang berdiri sendiri. Biasanya disertai dengan tanda-tanda gejala lainnya, seperti:

  • Rasa haus atau kelaparan yang berlebihan.
  • Buang air kecil secara terus menerus.
  • Kulit terasa gatal.
  • Kulit gelap di sekitar leher dan ketiak.
  • Penyembuhan luka dan memar yang lambat.
  • Infeksi ragi.
  • Kelelahan yang tidak biasa.
  • Perubahan suasana hati.
  • Perubahan penglihatan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement