Dari hasil studi itu disebutkan bahwa 13 persen risiko stunting anak-anak terjadi setiap peningkatan polusi udara ambien dan 90 persen risiko stunting pada anak-anak setiap peningkatan polusi udara dalam rumah.
"Dan setiap peningkatan PM2.5 menyebabkan 13 persen risiko berat badan lahir rendah hingga 51 gram," ujar Prof Agus.
Untuk meminimalisir paparan polusi udara di dalam ruangan, sebaiknya jaga kualitas udara dengan tidak merokok, tidak menyalakan lilin atau perapian.
"Penggunaan tanaman di dalam ruangan yang memiliki kemampuan menyerap udara. Atau menggunakan alat air purifier untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan tetap baik," kata Prof Agus.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.