Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Jenis Bakteri yang Kebal terhadap Antibiotik

Fauzi Nur Fadilah , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2023 |08:00 WIB
5 Jenis Bakteri yang Kebal terhadap Antibiotik
Bakteri yang kebal terhadap antibiotik. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

BAKTERI adalah mikroorganisme yang tergolong dalam kategori prokariota. Mereka adalah golongan makhluk hidup yang sangat kecil dan memiliki berbagai bentuk seperti batang, bola dan heliks.

Bakteri ini banyak ditemukan di berbagai habitat baik di tanah air maupun pada organisme yang hidup termasuk manusia. Bakteri memiliki sel yang sederhana, dengan struktur dasar terdiri dari dinding sel, membran sel, dan nukleoid.

Mereka tidak memiliki inti sel yang sejati dan organel-organel sel, seperti mitokondria atau kloroplas pada sel eukariota.

Sementara itu Antibiotik merupakan jenis obat yang digunakan untuk membunuh bakteri. Obat ini akan bekerja menggunakan proses vital dalam sel-sel dinding dan reproduksi yang akan menyebakan membunuh bakteri.

Meski demikian, ada pula bakteri-bakteri yang kebal terhadap antibiotik lho. Dilansir dari halaman resmi sciencefocus, Selasa (8/8/2023) berikut lima Bakteri yang kebal terhadap Antibiotik yaitu :

Bakteri

1. Helicobacter pylori

Bakteri ini akan menjelajah lapisan perut yang terdapat pada dua pertiga populasi manusia,biasanya bakteri ini tidak ada gejala apapun.

Tetapi ketika bakteri ini akan berkembang biak, mereka akan menyebar ke tukak lambung yang memerlukan antibiotik. Antiobitik ini akan membunuh dengan cara yang berbeda saat digunakan untuk melawan resistansi pada bakteri telah muncul pada antibiotik klaritromisin.

2. Campylobacter spp

Bakteri ini akan mucul secara alami di dalam tubuh pada hewan ternak yang dimana rute penularanya kepada manusia melalui daging mentah maupun yang tidak matang. Bakteri ini dibunuh melalui pemanasan tetapi ketika masuk ke dalam tubuh akan menyembabkan keracunan makanan dan mendapatkan komplikasi tambahan.

Bakteri ini biasanya tidak memerlukan antibiotik,tetapi pengguna yang tidak tepat akan menyembabkan resistensi terhadap antibiotik seperti fluoroquinolones.

3. Neisseria Gonorrhoeae

Bakteri ini akan bertanggung jawab untuk infeksi menular seksual gonore, peningkatan resistensi antibiotik telah dicatat pada 1904 untuk penisilin, tetrasiklin, kuinolon, dan antibiotik makrolida.

Bakteri ini telah menunjukan resistensi pada sefalosporin generasi ketiga yang dimana secara resmi dianggap resisten terhadap banyak obat.

4. Enterococcus faecium

Pada umumnya bakteri ini terdapat didalam usus manusia dimana E.faecium hidup secara damai bersama kita sepanjang waktu. Tapi bakteri ini akan berubah menjadi patogen yang menyebabkan penyakit infeksi saluran kemih, infeksi darah dan meningtis.

Bakteri ini memiliki resistensi intrinsik terhadap beberapa kelas antibiotik, seperti penisilin dan sefalosporin, tetapi paling terkenal karena ketahanannya terhadap antibiotik vankomisin.

5. Acinetobacter Baumannii

Bakteri ini sebagai musuh publik nomor satu,dimana bakteri ini masuk kedalam daftar kritis untuk antibiotik genarasi berikutnya,setelah mengalahkan antibiotik karbapenem dia menjadi paling terakhir.

Bakteri ini dapat menyebabkan pneumonia dan infeksi luka, yang dapat menyebabkan infeksi darah yang tidak dapat diobati (sepsis).

Bakteri ini memiliki kecenderungan yang sangat kuat untuk mendapatkan materi genetik dari spesies bakteri lain, itulah sebabnya mengapa bakteri ini sangat sukses dalam mengembangkan resistensi terhadap semua hal yang telah diberikan. LEO

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement