Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Sih Bahaya Lipstik Abal-Abal?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Minggu, 30 Juli 2023 |09:21 WIB
Apa Sih Bahaya Lipstik Abal-Abal?
Lipstik (Foto: Thread curve)
A
A
A


BELUM lama ini viral lipstik setoples di TikTok. Informasi yang beredar menyebutkan, lipstik tersebut berasal dari China dan Thailand.

Netizen pun khawatir akan keamanan produk kosmetik tersebut. Apalagi lipstik tersebut dijual setoples (isi 12-14 buah) dengan harga Rp100 ribuan. Semacam tidak logis, bukan?

 lipstik

Penjual lipstik setoples di TikTok mengklaim bahwa produk jualannya telah mengantongi izin BPOM China dan Thailand. Ya, bukan izin BPOM Indonesia yang menjadi dasar utama penetapan suatu produk aman bagi masyarakat Indonesia.

Beberapa orang menduga kalau lipstik setoples ini abal-abal. Sejumlah pengguna media sosial pun mewanti-wanti untuk tidak ikut membeli produk tersebut, karena berisiko sebabkan efek samping buruk yang merugikan.

"Guys, stop beli. Mungkin inilah salah satu alasan kenapa kita masih jadi negara ber-flower. Jangan main-main buat bibir, ya, guys. Masih ada (nama brand lipstik lokal) yang harganya under Rp20 ribuan tapi beneran BPOM Indonesia dan aman buat bibir, daripada yang toplesan gini," tulis akun @cica***** yang menyebarkan informasi ini di jagat maya.

Memang, apa sih bahayanya lipstik abal-abal?

Lipstik abal-abal sangatlah bahaya. Pada lipstik abal-abal, bisa ditemukan bahan kimia yang tidak diperlukan tubuh dan malah bisa mengganggu kesehatan. Misalnya ada kromium, timbal, aluminium, hingga kadmium yang berpotensi berbahaya dan beracun bagi manusia.

"Paparan terus menerus bahan kimia berbahaya langsung ke kulit (termasuk bibir) dapat menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang, terutama lipstik yang dipakai 2 sampai 3 kali dalam sehari," ungkap laporan penelitian Berkeley's School of Public Health di University of California, Amerika Serikat.

 BACA JUGA:

Paparan kromium jangka panjang dikaitkan dengan potensi risiko tumor perut. Selain itu, timbal sendiri tidak diperlukan tubuh, sehingga ketika ada paparan bahan kimia itu, tidak ada proses pemecahan atau asimilasi di tubuh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement