“Kemudian cari peluangnya itu gimana. Contohnya, ada enggak ya barang unik yang kira-kira orang itu enggak punya. Intinya sih sebenarnya lihat saja dari sekitar, apa sih yang dibutuhin. Contoh yang suka travelling, ada gak ya barang yang bisa bikin barang bawaan jadi lebih compact, lebih gampang, lebih praktis,” lanjutnya panjang lebar.
Vanesa kembali menekankan, para konten kreator yang sukses di media sosial pada dasarnya adalah orang-orang yang menjual keunikan yang dimiliki kepada publik, sehingga membuat mereka jadi lebih dilirik masyarakat.
“Karena banyak orang yang menjadi konten kreator juga, apa yang bikin kamu punya nilai unik, sehingga kamu juga jadi bisa dilirik,” pungkas Vanesa singkat.
(Rizky Pradita Ananda)