Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Bahaya Kesehatan Akibat Kurang Makan Sayur, Salah Satunya Masalah Sistem Pencernaan

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 18 Juli 2023 |21:04 WIB
5 Bahaya Kesehatan Akibat Kurang Makan Sayur, Salah Satunya Masalah Sistem Pencernaan
Sayur (Foto: Good house keeping)
A
A
A

MAKAN sayur sangat penting bagi kesehatan tubuh. Sayur mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain itu, sayur juga bagus untuk kesehatan pencernaan. Nah, jika kurang makan sayur, ada beberapa efek negatif pada tubuh.

 sayur

Melansir News Medical, yang sudah ditinjau secara medis oleh Dr. Jennifer Logan, MD, MPH, berikut ini bahaya kurang makan sayur.

1. Kekurangan vitamin dan mineral: Alhasil bisa memicu timbulnya penyakit, misalnya scurvy (karena kekurangan vitamin C), pandangan kabur saat malam hari (kurang asupan vitamin A), gangguan pendarahan karena kekurangan vitamin K, hingga anemia, osteoporosis, dan gondok yang penyebabnya adalah kekurangan mineral yakni zat besi, kalsium, dan yodium.

2. Masalah kardiovaskular: Kenapa? Karena asupan buah dan sayuran yang masuk ke tubuh itu membantu mengatur tekanan darah dan glukosa darah. Buah dan sayuran juga mencegah kerusakan pada miokard, membantu untuk memodulasi aktivitas enzim, mengatur ekspresi gen, dan jalur pensinyalan yang terkait dengan penyakit kardiovaskular.

Makanya menu makanan yang kaya buah dan sayuran bisa membantu untuk mengurangi risiko masalah kardiovaskular dan komplikasi di masa depan. Risiko penyakit jantung pada orang yang mengonsumsi lebih dari lima porsi buah dan sayuran per hari diperkirakan berkurang sebesar 20 persen jika dibandingkan dengan orang yang kurang makan sayur dan buah.

 BACA JUGA:

3. Masalah sistem pencernaan: Sayuran adalah sumber serat yang baik, mampu merangsang pergerakan usus dan membantu pencernaan makanan dengan baik dan mudah. Dari penelitian yang diterbitkan oleh Speciale G et al pada 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Nature Chemical Biology, sayuran berdaun hijau mengandung sulfoquinovose, gula yang berperan sebagai sumber energi bagi E. coli. E.coli adalah bakteri baik, membentuk penghalang pelindung yang mencegah pertumbuhan dan kolonisasi oleh bakteri jahat.

 BACA JUGA:

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement