Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Alasan Dubai Dijuluki Kota Emas, Surganya Wisata Para Sultan

Farid Maulana Faqih , Jurnalis-Rabu, 19 Juli 2023 |00:03 WIB
4 Alasan Dubai Dijuluki Kota Emas, Surganya Wisata Para Sultan
Kota Dubai, Uni Emirat Arab (Foto: Instagram/@visit.dubai)
A
A
A

SELAMA lebih dari satu abad, para pedagang telah melakukan perjalanan ke pasar Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) untuk mencari rempah-rempah, mutiara, dan emas. Dengan perdagangan yang begitu energik, Dubai dikenal sebagai 'Kota Emas'.

Emas merupakan ekspor yang paling menguntungkan negara ini setelah minyak. Melansir Euro News, Dubai telah memanfaatkan posisi geografisnya dengan mendirikan brankas emas, fasilitas pembuatan perhiasan, dan kilang.

1. Seluruh rantai emas

Di Al Etihad Gold, mereka memurnikan dan mengubah emas menjadi batangan yang digunakan untuk investasi. Mereka memasok bank, pedagang emas batangan, dan juga grosir perhiasan.

Salah satu pemilik kilang emas yaitu Al Etihad, Salah Khalaf, mengatakan Ia melihat bahwa emas tetap menjadi pembelian populer dari sudut pandang perhiasan dan investasi. Ia mengajak orang orang untuk berinvestasi dalam bentuk emas.

2. Nilai konstan

Pabrik penyulingan membuat emas batangan dalam berbagai ukuran, seperti komoditas lainnya, harganya dapat berubah. Pada harga pasar saat ini, batangan seberat 10 kg hanya bernilai 450.000 euro. Batangan kemudian dijual ke bank bullion, pedagang dan grosir.

Emas Dubai

(Foto: Instagram/@amritlal_dhanak_jewellers)

Salah satu grosir terbesar di kota ini didirikan oleh keluarga Abdullah pada tahun 1955. Di Jawhara, mereka melakukan perdagangan khusus untuk emas, perhiasan, dan berlian.

Tauhid Abdullah selaku CEO Jawhara dan Ketua Grup Perhiasan Dubai mengatakan, industri di kota itu memang sedang berkembang.

“Setiap saat, terdapat 40 hingga 50 ton yang tersedia di pasar, baik di bagian depan eceran maupun di grosir. Dikarenakan jumlah besar yang kami berikan, harga dari kami menjadi harga paling kompetitif di dunia,” ujarnya.

Industri perhiasan dan emas juga diatur dengan baik di Kota Dubai. Lebih dari 700 anggota merupakan bagian dari Dubai Gold and Jewellery Group, yaitu sebuah badan perdagangan nirlaba.

Diperkirakan antara 20 persen hingga 40 persen stok emas dunia melewati Dubai setiap tahun, dan sebagian besar masuk ke Gold Souk. Di kawasan tersebut, 300 toko ditem.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement