MALAM 1 Suro bertepatan pada 1 Muharram atau awal tahun baru Islam. Biasanya, fenomena malam 1 Suro ini kerap dikaitkan dengan hal-hal mistis yang bikin bulu kuduk berdiri.
Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, Malam 1 Suro identik dengan hal-hal yang dianggap keramat dan aturan yang bahkan masih dilakukan oleh beberapa orang.
Termasuk dengan mitos-mitos yang berada di masyarakat tentang seramnya Malam 1 Suro.
Banyak yang percaya, Malam 1 Suro merupakan momentum para makhluk gaib berkeliaran. Ada pula mitos lainnya yang berkaitkan dengan fenomena Malam 1 Suro. Berikut di antara 5 mitos terkait Malam 1 Suro;
1. Dilarang menikah di Malam 1 Suro
Mitos pertama ialah soal larangan menikah di malam 1 Suro. Banyak masyarakat kejawen yang percaya bahwa tidak baik melakukan pernikahan di bulan Suro.
Tradisi Malam 1 Suro (Foto: Ist)
Konon, hal itu bisa berhubungan dengan energi negatif. Menggelar hajatan di bulan Suro dipercaya bisa mendatangkan banyak kesialan.
2. Munculnya aroma melati
Aroma bunga melati nampaknya identik dengan sesuatu yang gaib dan mistis. Ya, salah satu mitos di malam 1 Suro ialah munculnya aroma dari bunga melati.
Konon, aroma itu akan muncul saat penduduk Keraton memandikan keris dan benda pusaka mereka.
Ketika melintasi Keraton tersebut, wangi bunga melati pun akan tercium dan membuat siapapun yang melintas merinding.

Ritual Malam 1 Suro (Foto: MPI/M. Sukardi)
3. Dilarang berkata kasar
Selanjutnya ada mitos dilarang mengucapkan kata-kata kasar. Konon, hal ini diduga berkaitan dengan makhluk-makhluk gaib.
Selain itu, berkata kasar juga dipercaya bisa menebarkan energi negatif. Masyarakat Kejawen meyakini bahwa perilaku itu bisa berdampak negatif kepada orang lain, terutama bagi diri sendiri.