Merry Cemetery
Merry Cemetery adalah sebuah pemakaman umum di Kota Sapanta yang kemudian menjadi situs warisan UNESCO. Menariknya, meski tempat ini adalah sebuah pemakaman namun seluruh nisan berbentuk salib ditempat ini dicat dan dihias dengan berbagai warna.
Hal ini dilakukan untuk menggambarkan kisah hidup, rahasia, hingga sifat-sifat dari mendiang yang meninggal.
Catacombe dei Cappuccini
Catacombe dei Cappuccini adalah sebuah tempat bersemayamnya 8.000 mayat yang dimumikan. Kuburan ini sudah berdiri sejak abad ke-16 dan selalu kedatangan ribuan pengunjung setiap tahunnya.
Salah satu mumi paling populer di tempat ini adalah mumi seorang gadis berumur dua tahun yang meninggal pada tahun 1920, Rosalia Lombardo.

Catacombe dei Cappuccini (Telegraph)
Okunoin Cemetery
Okunoin Cemetery adalah sebuah pemakaman yang telah menampung lebih dari seperempat juta jasad di dalamnya. Namun yang menarik dari pemakaman ini adalah terdapat makam Kobo Daishi, seorang pendiri aliran Buddhisme Shingon.
Terlebih lagi, di depan makam tersebut terdapat sebuah aula yang memiliki 10.000 lentera dan 50.000 patung kecil.
Makam gantung Sagada
Di Filipina, tepatnya di daerah Sagada terdapat sebuah pemakaman unik bernama makam gantung Sagada. Di pemakaman ini, setiap jasad yang berada di dalam peti mati digantung di atas tebing kabur. Uniknya, peti yang digunakan oleh setiap jasad adalah peti yang mereka ukir sendiri sebelum meninggal dunia.
Cimetiere du Pere Lachaise
Cimetiere du Pere Lachaise adalah kompleks pemakaman terbesar di Paris yang pernah menjadi lokasi syuting Emily in Paris. Ditambah lagi,
adanya makam tokoh-tokoh besar seperti Frederic Chopin, Jim Morrison, hingga Oscar Wilde membuat pemakaman ini ramai dikunjungi.