Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selebgram Ini Ogah Beri ASI ke Anak, Akui Takut Payudaranya Kendur

Kiki Oktaliani , Jurnalis-Rabu, 12 Juli 2023 |18:30 WIB
Selebgram Ini Ogah Beri ASI ke Anak, Akui Takut Payudaranya Kendur
Lyla Ho ogah menyusui sang anak, (Foto: Facebook Lyla Ho)
A
A
A

AIR Susu Ibu atau ASI merupakan sumber makanan utama bagi bayi yang baru dilahirkan, inilah satu-satunya sumber nutrisi yang bisa dikonsumsi oleh bayi.

Begitu melahirkan anak, umumnya para ibu sangat tidak sabar untuk bisa menyusui buah hatinya bukan? Tapi hal normal ini tak berlaku bagi Lyla Ho, selebgram dan Youtuber asal Taiwan.

Mengutip laporan Hype,  Rabu (12/7/2023) Lyla tengah jadi pemberitaan karena dikabarkan menolak memberikan ASI, alias menyusui sang bayi karena ia takut aktivitas menyusui anaknya tersebut bisa membuat payudaranya mengendur. Sebelumnya Lyla sempat viral karena berita melakukan operasi pembesaran payudara.

Tindakan Lyla yang menolak memberikan ASI pada anaknya sendiri ini pun langsung ramai menarik perhatian masyarakat dan viral.

 BACA JUGA:

“Banyak orang bertanya mengapa (saya) tidak menyusui, karena saya tidak mau payudara saya kendur setelah operasi pembesaran,” tulis Lyla melalui unggahan Instagram Story miliknya.

“Selain itu, menyusui itu sangat melelahkan, saat menyusui payudara akan membengkak dan sakit,” lanjutnya.

Lyla menambahkan bahwa itu adalah pilihannya sebagai seorang ibu. Dari keterangannya kini bayinya itu minum susu formula setiap empat jam sekali dan dalam keadaan sehat.

Semakin mengagetkan publik, ia mengaku bahkan sampai meminum obat untuk menghentikan suplai air susunya dan sekaligus membantu mengatasi rasa sakit yang disebabkan oleh operasi pembesaran payudara.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement