Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Simak Alasan Serangan Stroke Sering Terjadi di Pagi Hari

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Senin, 10 Juli 2023 |11:21 WIB
Simak Alasan Serangan Stroke Sering Terjadi di Pagi Hari
Ilustrasi (Foto: Times Of India)
A
A
A

ALASAN serangan stroke sering terjadi di pagi hari menarik untuk dibahas. Stroke atau serangan otak adalah kondisi medis yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu.

Kondisi ini dapat terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu. Beberapa terjadi ketika gumpalan darah menyumbat arteri, sementara yang lain terjadi ketika arteri pecah sehingga membanjiri jaringan di sekitarnya dengan darah.

Stroke

Penyakit ini bisa menyerang kapan saja, namun paling sering di pagi hari. Alasan serangan stroke sering terjadi di pagi hari pun dapat dijelaskan secara ilmiah.

Dilansir dari New York Times, Senin (10/7/2023), Dr. Thomas Robertson dari National Institutes of Health dan rekannya meninjau 1.116 stroke dan menemukan bahwa serangan stroke paling sering terjadi pada pukul 08.00-09.00 di pagi hari dan menurun pada tengah hari, lalu akan meningkat lagi pada pukul 15.00-16.00.

Dr. Robertson dan Dr. James E. Muller dari Brigham and Women’s Hospital juga menemukan bahwa serangan jantung paling sering terjadi sekitar jam 9 pagi. Seperti diketahui, serangan jantung dan stroke kerap kali berkaitan.

Para peniliti menemukan alasan kenapa hal ini bisa terjadi di pagi hari. Salah satunya adalah adanya perubahan kimiawi dalam tubuh ketika seseorang tertidur. Misalnya sel darah yang cenderung menggumpal di pagi hari.

"Kecenderungan penggumpalan di pagi hari ini dapat mengakibatkan pembentukan gumpalan abnormal yang menyumbat arteri utama di jantung dan otak dan mengakibatkan manifestasi bencana ini,'' kata Dr. Robertson.

Tak hanya itu saja, tekanan darah juga meningkat di pagi hari. Kondisi ini dianggap sebagai salah satu perusak pembuluh darah yang rapih di dalam otak.

“Tekanan darah rendah ketika Anda berbaring di tempat tidur dan ketika Anda mendengar jam alarm lalu berdiri, tekanan darah Anda 20 milimeter merkuri lebih tinggi. Bisa jadi lonjakan tekanan darah ada kaitannya dengan stroke yang lebih mungkin terjadi di pagi hari.”’ tulis Muller.

Lebih lanjut lagi, Dr. Robertson mengungkapkan jika beberapa gejala stroke yang terjadi di pagi hari bisa saja sebenarnya sudah terjadi saat orang tersebut tertidur.

Demikian alasan serangan stroke sering terjadi di pagi hari. Namun, penting untuk dicatat bahwa serangan stroke dapat terjadi kapan saja dalam sehari dan faktor-faktor lain seperti tekanan darah tinggi, merokok, diabetes, dan gaya hidup tidak sehat dapat berkontribusi pada risiko serangan stroke.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement