Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Allurion, Cara Turunkan Berat Badan dengan Menelan Balon

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 09 Juli 2023 |21:00 WIB
Mengenal Allurion, Cara Turunkan Berat Badan dengan Menelan Balon
Mengenal Allurion metode penurunan berat badan (Foto: Sukardi/MPI)
A
A
A

APA itu Allurion? Istilah tersebut memang masih asing di telinga masyarakat, tapi mungkin tidak bagi mereka para pejuang menurunkan berat badan.

Ya, Allurion ada kaitannya dengan penurunan berat badan. Terapi ini memastikan seseorang dengan indeks massa tubuh di atas 27 kg/m3 membatasi asupan makanan dengan cara tak biasa, yaitu menempatkan balon di lambung.

Balon yang dimaksud adalah intragastric balloon yaitu suatu benda berbentuk bulat terbuat dari Polyurethane dan berisi cairan khusus 550 ml yang ditempatkan di dalam lambung. Proses pemasukannya menggunakan kapsul yang tersambung dengan selang khusus.

Dokter Nathania

"Proses masuknya kapsul hingga menjadi balon berlangsung sekitar 15-20 menit," papar Clinical Manager Jakarta Slimming Center by Klinik Permata Wong dr Nathania S. SUtisna, SpGK, saat ditemui langsung MNC Portal, beberapa waktu lalu.

Jadi, kapsul dimasukkan ke dalam mulut pasien, lalu ditempatkan di lambung. Sensasi mual sangat normal dialami pasien, karena secara sengaja memasukkan benda asing ke dalam tubuh melalui mulut.

Apakah kapsul sudah ada di posisi yang tepat, yaitu di dalam lambung bagian atas, diperlukan tindakan tambahan yaitu X-Ray. Kalau sudah tepat, kapsul yang ditelan dimasukkan cairan khusus sebanyak 550 ml hingga berubah menjadi balon.

Dokter Nathania

Secara sistematis, kalau balon sudah terisi 550 ml cairan, dia akan lepas secara otomatis dari selang yang sebelumnya tersambung dan itu artinya balon sudah ada di lambung. Tindakan X-Ray kedua dilakukan untuk memastikan apakah balon sudah terisi penuh di lambung. Kalau sudah, selang dikeluarkan secara perlahan melalui mulut.

"Sensasinya, ya, seperti kelolodan kangkung, kayak ada tali yang dicabut dan dikeluarkan lewat mulut," ujar dr Nath, nama sapaannya.

Selama 3 hari non-stop, tim dokter akan memantau kondisi pasien. Mulai dari gejala yang muncul, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, hingga pemantauan sensasi di perut yang mungkin dialami.

Setelah tiga hari, sambung dr Nath, biasanya pasien sudah terbiasa dengan adanya balon di lambung. Rasa mual akan menghilang dan pasien dapat beraktivitas seperti sedia kala.

"Ini terapi yang aman. Sudah 90 negara menggunakannya, termasuk Indonesia. Pemasangan balon lambung pertama di Indonesia dikerjakan pada 21 Juni 2023 kepada pasien bernama Ariendita Swestiana. Semua berjalan lancar," jelas dr Wong, founder Jakarta Slimming Center.

"Malaysia sebagai negara tetangga pun sudah lama mengandalkan Allurion sebagai terapi penurun berat badan. Jadi, meski ini baru di Indonesia, tapi di dunia sudah banyak dikerjakan," tambahnya.

Dokter Wong melanjutkan, terapi Allurion sudah dijalani lebih dari 100.000 orang di dunia. Berdasarkan data Allurion Technology, penurunan berat badan bisa berkisar rata-rata 10-15 persen dari berat awal.

"Pada kasus tertentu, bisa lebih dan itu sangat dipengaruhi kondisi pasien masing-masing," ungkap dr Wong.

Apa yang terjadi saat balon sudah di lambung?

Dokter Nath menerangkan bahwa balon ditempatkan di lambung pasien selama kurang lebih 16 minggu atau 4 bulan. Di masa itu, pasien akan dibiasakan menjalani pola hidup sehat, seperti makan dengan komposisi protein-karbohidrat-lemak yang baik.

Selain itu, pasien juga diminta untuk perbanyak konsumsi air putih dan memastikan aktivitas fisik atau olahraga terus dilakukan. Ini juga ada kaitannya dengan keberadaan balon di lambung supaya tidak memicu masalah, karena kebanyakan diem.

Dengan kebiasaan baru tersebut, bukan hanya penurunan berat badan, tapi fenomena yoyo pun dapat dicegah. Kenapa?

Dokter Nathania

"Kan kami membiasakan pasien untuk hidup sehat, termasuk juga diminta banyak konsumsi air putih. Setelah balon beserta cairannya keluar dari tubuh melalui proses pencernaan alami, pasien sudah terbiasa dengan pola hidup sehat. Makanya, berat badan bisa dipertahankan selama 1 tahun dan masih lanjut terus," papar dr Nath.

Pada umumnya, setelah 1 minggu pemasangan balon, pasien mulai menunjukkan penurunan berat badan kurang lebih 3-8 kilogram. Sekali lagi, ini juga imbas dari diet defisit kalori yang dijalani pasien.

Teknologi terus berkembang dan salah satunya melahirkan terapi diet dengan balon Allurion. So, apakah Anda yang obesitas tertarik mencobanya?

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement