Melissa sendiri pertama kali mulai membuat tato pada usia 20 tahun dan seiring berjalannya waktu ia ketagihan terus mengukir tato di tubuhnya. Meski sudah sangat kesulitan dapat pekerjaan gara-gara penampilan dirinya yang dipenuhi ratusan tato dan area tubuhnya sudah membiru karena tinta , Melissa menyebut tetap menambah koleksi tato di tubuhnya, setidaknya tiga tato baru di setiap minggu.
Selain sulit dapat pekerjaan, Melissa menuturkan ia bahkan telah dilarang untuk masuk ke pub lokal di kawasan tempat tinggalnya juga dilarangv mengunjungi dari sekolah anak-anaknya karena tatonya tersebut.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.