Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lautan Manusia Hadiri Haul Ke-68 Habib Abu Bakar Gresik, Wisata Religi Tahunan di Bulan Dzulhijjah

Farid Maulana Faqih , Jurnalis-Kamis, 06 Juli 2023 |11:14 WIB
Lautan Manusia Hadiri Haul Ke-68 Habib Abu Bakar Gresik, Wisata Religi Tahunan di Bulan Dzulhijjah
Haul Ke-68 Habib Abu Bakar Gresik (Foto: Instagram/@syahbudin.ibrahim.new)
A
A
A

RIBUAN umat Islam menghadiri acara puncak Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf ke-68 di Gresik, Jawa Timur, Kamis (6/7/2023). Puncak kegiatan religi dalam rangka mengenang wafatnya ulama besar itu berlangsung di Kompleks Masjid Jami' Gresik sejak pagi.

Acara peringatan hari wafatnya wali Agung kekasih Allah di Kabupaten Gresik ini telah berlangsung sejak Rabu sore dengan diawali kegiatan Rouhah dan Khotmil Kitab Ihya’ Ulumuddin karangan Imam Al-Ghazali di Kediaman Al Imam Al-Quthb Al Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf di Jalan KH. Zubair, Gresik.

Lautan manusia yang tiba di lokasi haul tak hanya dari daerah di Jawa Timur saja. Banyak jamaah juga berasal dari berbagai wilayah nusantara, bahkan luar negeri seperti Malaysia, Timur Tengah, dan lainnya.

Jamaah Haul Gresik 2023

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Gresik (Foto: IG/@muhibbin_ulama_dan_habaib)

Sebelum acara di Masjid Jami' tersebut, selepas Salat Subuh digelar pembacaan maulid, ceramah agama serta silaturahmi keluarga Habib Abu Bakar Assegaf dengan tamu undangan dari kalangan kiai dan habaib sampai pukul 07.00 WIB. Setelahnya, rombongan arak-arakan ke Masjid Jami' sekitar pukul 08.00 WIB.

Imbas acara rutin di setiap bulan Dzulhijjah ini dilakukan pengalihan arus lalu lintas Gresik – Surabaya maupun sebaliknya.

Dengan menutup beberapa ruas jalan. Di antaranya, Jalan KH Zubair, Jalan Malik Ibrahim, Jalan Agus Salim, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Jaksa Agung.

Jamaah Haul Gresik 2023

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Gresik (Foto: Ist)

Penutupan arus juga dilakukan di sejumlah ruas jalan seperti Jalan AKS Tubun, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Hos Cokroaminoto. Adapun untuk pengalihan aru lalu lintas jalur Lamongan - Gresik atau sebaliknya hanya dilakukan penutup arus di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Sekadar informasi, Al Imam Al Quthbul Fard Al Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar bin Abu Bakar bin Al Habib Umar bin Segaf Assegaf adalah seorang imam dari lembah Al-Ahqof, Yaman.

Nasab atau garis keturunannya yang suci bersambung kepada para ulama besar hingga bermuara kepada baginda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam.

Menukil dari manaqib beliau, Habib Abu Bakar lahir di Desa Besuki, Jawa Timur pada tahun 1285 Hijriah. Ayahnya wafat di Kota Gresik saat beliau masih kanak-kanak.

Cahaya kebaikan dan kewalian telah tampak dan terpancar dari wajahnya, hingga menginjak usia ke-3 tahun. Ia mampu mengingat kembali peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi pada dirinya.

Sekitar tahun 1321 Hijriah Habib Abu Bakar mendapat ilham dari Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk mengasingkan diri dari pergaulan manusia. 

Beliau lalu keluar dari masjid menuju rumah kediamannya untuk beruzlah atau khalwat (mengasingkan diri) dari manusia selama 15 tahun.

Manakala tiba saat Allah mengizinkan beliau keluar dari khalwatnya, guru beliau, Al Habib Muhammad bin Idrus Al-Habsyi mendatanginya seraya memberi isyarat kepada beliau untuk mengakhiri masa khalwatnya, Habib Muhammad bin Idrus Al Habsyi kala itu berkata: "Selama tiga hari kami bertawajjuh dan memohon kepada Allah agar Abu Bakar bin Muhammad Assegaf keluar dari khalwatnya,".

Haul Gresik

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Gresik (Foto: IG/@amkudus)

Habib Muhammad bin Idrus Al Habsyi kemudian menggandeng tangan Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf dan mengeluarkan dari tempat khalwat.

Sejak itu, beliau membuka majlis taklim di rumahnya. Habib Abu Bakar menjadi pengayom bagi mereka yang berziarah juga sebagai rujukan bagi semua golongan di seluruh penjuru, siapapun yang mempunyai maksud kepadanya dengan dasar husnudz-dzan (prasangka baik) niscaya ia akan meraih keinginannya dalam waktu yang relatif singkat.

Di rumahnya sendiri, Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf telah menghatamkan Kitab Ihya' Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali lebih dari 40 kali. Pada setiap kali khatam beliau selalu menghidangkan jamuan istimewa bagi para tamu yang datang.

Sebelum wafat, Al Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf berpuasa selama 15 hari. Tidak lama berselang, baliau pun kembali kepada Sang Khalik tahun 1376 Hijriah pada usia 91 tahun. Jasadnya yang mulia dimakamkan di pemakaman Masjid Jami' Alun-Alun, Kota Gresik, Jawa Timur.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement