Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Serakah! Penyakit Ini Mengintai Jika Makan Daging Kambing Kebanyakan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 29 Juni 2023 |17:52 WIB
Jangan Serakah! Penyakit Ini Mengintai Jika Makan Daging Kambing Kebanyakan
Efek kesehatan makan daging terlalu banyak, (Foto: Freepik)
A
A
A

MERAYAKAN Idul Adha seperti hari ini, daging kambing jadi salah satu panganan wajib yang disantap banyak orang.

Bagi Anda yang termasuk pemakan daging kambing, yang harus diperhatikan pertama adalah mempertimbangkan porsi yang disantap. Konsumsi daging kambing kebanyakan memang tidak sehat. Dengan kata lain, daging kambing boleh-boleh saja dimakan tapi dengan porsi secukupnya saja.

Dokter RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta dr Yogi Subandra Dwitama menjelaskan, konsumsi daging kambing dengan porsi yang cukup tidak berisiko masalah kesehatan.

Ini sekaligus membantah rumor yang mengatakan konsumsi daging kambing langsung bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. 

 BACA JUGA:

"Yang perlunya disalahkan adalah penggunaan garam yang berlebihan dalam proses mengolah daging kambing, bukan dagingnya itu sendiri," ujar dr Yogi, dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Kamis (29/6/2023).

 BACA JUGA:

Sebagian orang, dalam memasak daging kambing banyak menambahkan garam. Selain memberi rasa gurih, juga untuk menghilangkan bau amis. Cara ini salah dan sebaiknya tidak dilakukan.

Lantas apa saja bahaya kesehatan yang bisa terjadi jika mengonsumsi daging kambing berlebihan? Dilansir dari laman resmi Siloam Hospitals, efek makan daging kambing berlebihan alias porsinya terlalu banyak itu berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, seperti kolesterol tinggi, obesitas, hingga kanker.

Tak hanya itu, makan daging kambing kebanyakan juga bisa menyebabkan sembelit, karena daging kambing tergolong makanan rendah serat. Selain itu, kandungan protein yang tinggi membuat sistem pencernaan jadi sulit mencerna.

Selain itu, masalah lainnya adalah bau mulut. Percaya atau tidak, kebanyakan makan daging kambing bisa bikin bau mulut, karena lemak dan protein yang tinggi membuat proses pemecahan lemak jadi lebih lama. Inilah yangb menghasilkan senyawa keton, penyebab bau mulut.

Kebanyakan makan daging kambing juga bisa meningkatkan risiko obesitas. Kalori yang tinggi pada daging tersebut membuat berat badan meningkat dan kalau ini jadi kebiasaan, dapat meningkatkan risiko obesitas.

Kanker menjadi masalah lain yang bisa terjadi kalau makan daging kambing kebanyakan. Catat, daging kambing yang diolah dengan suhu panas dapat membentuk senyawa karsinogenik dan itu bisa memicu terbentuknya kanker dalam tubuh. Salah satu jenis kanker yang berisiko adalah kanker usus besar.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement