ASINAN Bogor sangat digemari semua kalangan. Kombinasi kuah asam manis pedas yang super nikmat, ditambah potongan segar menambah cita rasanya semakin paripurna.
Lezat dan segarnya asinan Bogor dalam setiap suapannya yang terdiri dari kol, tauge, ketimun, wortel, nanas, dan ditaburi kacang tanah, membuat otak bertanya-tanya, bagaimana sejarahnya sampai hadir kuliner menggiurkan satu ini?
BACA JUGA:
Sejarah Asinan Bogor
Sejarah Asinan Bogor menarik untuk dibahas. Walaupun, sebenarnya tidak diketahui pasti mulai kapan hidangan ini hadir di tengah-tengah Kota Hujan.

Asinan Bogor
Konon, Asinan Bogor sudah ada sejak abad ke 17 atau 18 silam. Di zaman dahulu, Bogor bukan cuman menjadi tempat tinggal bagi pejabat Belanda yang punya kepentingan dalam mengembangkan Kebun Raya Bogor, tetapi juga seringakali menjadi tempat singgah.
BACA JUGA:
Masyarakat meyakini, awal mula Asinan Bogor ini berasal dari kuline yang diperkenalkan oleh pedagang Tionghoa. Mereka menjajakan makanan yang populer dengan sebutan rujak bogor. Isinya terdiri atas sayuran, potongan buah, lalu dilengkapi bumbu kacang.
Waktu berlalu, kuliner yang semula dikenal rujak Bogor itu mulai mengalami perkembangan sampai muncul Asinan Bogor. Cita rasanya pun sudah diadaptasi menyesuaikan lidah lokal.
Dari bumbu kacang kemudian berganti jadi kuah segar. Rasa segar yang kompleks itu sendiri berasal dari bahan pembutannya yakni cuka, air asam, gula, cabai rawit, dan bawang merah.

Itu lah sejarah Asinan Bogor yang rasanya bikin rindu terus. Paling enak asinan bogor disantap selagi cuaca terik atau hujan ya kira-kira?
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.