4. Ganggang
Tidak hanya fitoplankton, namun ganggang juga dapat mengakibatkan air laut memiliki warna yang berbeda-beda. Sama halnya dengan fitoplankton, mekarnya alga (algae blooming) dapat mengubah warna laut.
Warna laut yang ditimbulkan alga cukup bervariasi sesuai dengan spesiesnya. Misalnya, alga Pseudonitszchia yang memiliki warna merah dapat membuat laut berwarna merah, alga Bacillariophyceae yang berwarna coklat dapat membuat air berwarna coklat, dan Noctiluca scintillans seta Lingulodinium polyedrum yang dapat membuat air laut memancarkan cahaya biru yang berkilauan.
5. Zat terlarut
Zat terlarut juga bisa menyebabkan warna air laut berbeda-beda. Zat terlarut dapat berupa senyawa organik dan mineral yang mampu mengubah warna laut.
Diketahui, semakin sedikit zat terlarut dalam air laut, maka semakin jernih airnya. Namun sebaliknya, semakin banyak zat terlarut dalam air laut, maka semakin keruh juga airnya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.