Hal itu juga diamini Atlet Panjat Tebing Nasional Sukma Lintang Cahyani. Perempuan berusia 19 tahun itu mengaku bahwa pemanasan sangat penting sebelum panjat tebing. "Pemanasan yang biasanya saya lakukan adalah stretching dan panjat yang pendek-pendek. Setidaknya badannya 'panas'," cerita Lintang.
Atlet asal Yogyakarta itu juga bercerita kalau dirinya menjalani beberapa olahraga tambahan untuk memaksimalkan kekuatan otot tubuh. Adalah nge-gym dan renang. "Saya juga nge-gym, ada pull-up beban, scuot, sama abdominal. Renang untuk recovery pribadi," ungkapnya.
Sudah 10 tahun menjadi atlet panjat tebing, Lintang mengaku hanya mengalami cedera sekali, itu terjadi pada 2020. Cedera dengan level sedang di engkel kaki kiri dialami akibat pendaratan yang kurang sempurna.
"Jadi, waktu itu manjat di bolder, terus jatuh tapi kakinya gak di posisi yang tepat. Akhirnya cedera. Sempat bengkak, lalu di-treatment oleh tim medis di mes, puji Tuhan sembuh," ceritanya.
So, kalau Anda tertarik untuk menjajal olahraga panjat tebing, jangan lupakan sesi pemanasan, ya. Sebab, itu sangat penting dan kalau di-skip, bisa memicu risiko cedera yang tentunya tidak diharapkan, bukan?
(Martin Bagya Kertiyasa)