Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serunya ke Bandung Naik Kereta Panoramic, Lewati Terowongan Terpanjang hingga Pemandangan Cantik ala Swiss

Wiwie Heriyani , Jurnalis-Sabtu, 10 Juni 2023 |04:03 WIB
Serunya ke Bandung Naik Kereta Panoramic, Lewati Terowongan Terpanjang hingga Pemandangan Cantik ala Swiss
Kereta Panoramic (Foto: Wiwie Heryani/MPI)
A
A
A

Jembatan yang terletak di Nyalindung, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat ini juga menjadi salah satu jalur kereta api dengan pemandangan terindah.

Jembatan Cikubang juga bisa menjadi spot fotogenic yang rugi jika tidak diabadikan selama melakukan perjalanan dengan kereta panoramic. Khususnya, saat sunrise dan sunset.

Terowongan aktif terpanjang di Indonesia

Ternyata, tak hanya Swiss saja yang memiliki terowongan kereta api terpanjang. Di sepanjang perjalanan, dalam kereta panoramic Anda juga bisa merasakan sensasi menyusuri terowongan Sasaksaat, yakni terowongan aktif terpanjang di Indonesia.

Dengan panjang 949 meter, pelancong seolah diajak masuk ke dunia lain. Pemandangan yang tadinya dipenuhi hamparan sawah dan perbukitan nan hijau yang menjulang tinggi, kemudian berubah menjadi pemandangan gelap di dalam terowongan yang sedikit membawa kesan horor namun mengesankan.

View dari Kereta Panoramic

(Foto: Wiwie Heryani/MPI)

Terowongan Kereta Api Sasaksaat terletak di Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Terowongan yang membelah Perbukitan Cidepong ini terletek antara Stasiun Maswati dan Stasiun Sasaksaat di km 143+144.

Nah, itulah beberapa spot menarik dan fotogenic yang bisa dinikmati dari dalam kereta panoramic, selama melakukan perjalanan dari Gambir ke Bandung dan sebaliknya. Tertarik mencoba?

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement